Puisi Tentang Alam


Puisi tentang alam merupakan genre puisi yang mengulas tentang alam dan lingkungannya. Alam merupakan salah satu sumber inspirasi yang tak pernah bosan dieksplorasi ke dalam puisi. Narasi tentang alam menjadikan puisi ini sangat dengan imajinasi pembaca. Bagi penyair, alam merupakan tema yang paling dekat dengan imajinasinya. Keadaan alam kerap melatar belakangi sebuah karya sastra, entah itu roman, cerpen maupun sajak. Alam menjadi semacam warna yang turut hadir menghias karya sastra.

Tema puisi tentang alam

Ada ratusan karya puisi yang menggambarkan kondisi alam dan lingkungan. Entah itu keindahan, kesunyian atau juga kerusakan. Panyair mencoba membingkai suasana alam dalam sebuah sajak yang dibalut kata-kata.

Suasana alam pun bisa dikaitkan dengan perasaan hati seseorang, misalnya matahari pagi mengambarkan optimisme hidup, sinar matahari pagi menggambarkan karakter manusia yang hangat. Hujan, mendung menggambarkan kesuraman, senduh, sedih yang mendalam. Sedangkan lautan atau samudera menggambarkan kedalaman hati seseorang. Halilintar atau badai menggambarkan kemurkaan/kemarahan seseorang.

Makna puisi tentang alam

Menerjemahkan puisi tentang alam perlu membaca setiap kata yang tertulis pada sajak. Berikut ini sejumlah makna dan tujuan penyair menulis sajak dengan tema alam:

• Bentuk syukur kepada Sang Pencipta

Maksud pertama adalah sebagai bentuk syukur kepada sang pencipta atas karunianya. Alam merupakan salah satu karunia yang tak ternilai harganya. Syukur juga bisa dituangkan dalam puisi reliji.

• Personafikasi hati

Makna kedua adalah alam dipakai untuk menyembunyikan suasana perasaan penyair. Penyair ulung, pasti lihai menyembunyikan perasaannya di balik kiasan – kiasan. Misalnya ketika jatuh cinta disamarkan dengan bunga bermekaran di musim semi.

• Sebagai media protest

Tujuan lain adalah sebagai bentuk protes terhadap ulah manusia yang telah mengancurkan alam. Sehingga memicu bencana seperti tanah longsor, banjir dan wabah penyakit. Kemarahan diletupkan dalam puisi dengan pemilihan kata-kata penuh metamorfora dan dihiperbolik.

Contoh puisi alam

Gerimis Hati

Ya Rabb
Hati gerimis dipayungi lembayung
Tak kuasa mendampingi orang suci ke ujung dermaga
Berlayar sendiri menuju samudera kekal

Biarkan Aku menggantikan sakit ibu pertiwi
Biarkan aku menggantikan beban berat ini
Tapi apa daya tanah tak kunjung harum
Ya Rabb
Biarkan aku mendekat Mu
Biarkan gerimis ini mengikis derita
Sang surya belum bersinar esok.

Demikianlah sekilas tentang contoh puisi tentang alam. Semoga bermanfaat bagi anda yang membaca artikel ini!

Selanjutnya : Racikan Kopi Yang Enak
Sebelumnya: Pusat Mobil RC Kencang
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar