Achmad Mustofa Bisri, Sang Penyair Puisi tentang Ibu yang Menyentuh Hati


Ingin tahu siapa pembuat dan seperti apa puisi tentang Ibu yang menyentuh hati yang bagus? Siapa tak kenal dengan Achmad  Mustofa Bisri? Seorang kiai dan penyair andal kelahiran Rembang, Jawa Tengah, 69 tahun yang lalu (1944). Tokoh pentolan Nahdlatul Ulama (NU) ini akrab disapa dengan panggilan Gus Mus. Telah banyak karya sastra (puisi) inspiratif yang dihasilkannya. Salah satunya adalah puisi tentang ibu.

Puisi tersebut berjudul ringkas saja, yakni ‘Ibu’. Namun, siapa pun yang pernah membacanya akan merasakan kesan serupa. Suatu rasa tergugah dan menyentuh hati. Membongkar segala kenangan indah akan sosok seorang ibu. Dan Achmad Mustofa Bisri dengan jenius mampu menghadirkannya dalam bait-bait puisi yang ia tulis tersebut.

Sekilas tentang Achmad Mustofa Bisri

Achmad Mustofa Bisri (Gus Mus) tergolong tokoh nasional yang unik. Ia tak hanya mumpuni dalam dunia intelektual (cendekia), Gus Mus juga punya jiwa seni yang terasah dengan baik.

Seorang seniman dan budayawan dengan segudang karya seni bermutu tinggi. Bukan hanya berupa puisi dan cerpen, Gus Mus pun berbakat dalam seni lukis. Karyanya berupa lukisan dari klelet rokok, membuktikan sosok Gus Mus sebagai seorang pelukis kreatif.

Gus Mus juga merupakan seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) bernama Raudlatuh Tholibin. Ponpes ini berada di Leteh, Rembang. Ia bersama-sama dengan Gus Dur (Abdurrahman Wahid) dikenal sebagai pendiri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai bentukan dari kalangan nahdliyin (warga NU) yang memilih untuk terlibat dalam dunia politik praktis.

Puisi ‘Ibu’

Telah banyak puisi yang telah ia tulis. Rata-rata puisi yang Gus Mus gubah tergolong memiliki kandungan makna mendalam dan indah untuk dinikmati. Contohnya adalah puisi berjudul ‘Ibu’. Puisi ini amat tepat dijadikan contoh dari karya sastra yang punya kekuatan menyentuh hati.

Puisi ‘Ibu’ mengusung tema akan figur seorang Ibu yang begitu inspiratif dan berpengaruh bagi sosok ‘aku’. Melalui bait-bait puisi yang ditulis, tergambar bagaimana ‘aku’ melakukan proses perenungan mendalam akan sosok ibu.

‘Aku’ pun mempersepsikan ibu sebagai figur yang kehadirannya begitu utuh dirasakan. Hal ini terlihat dari sosok ibu yang dianalogikan sebagai ‘gua teduh’, ‘kawah’, ‘bumi’, ‘langit’, dan personifikasi alam lainnya. Gambaran ini mencitrakan Ibu sebagai figur pengayom, pelindung, pengobar semangat, penginspirasi, dan pendidik sepanjang masa bagi sosok ‘aku’.

Jadi, bila Anda hendak mencari puisi tentang Ibu yang menyentuh hati, puisi ‘Ibu’ karangan Achmad Mustofa Bisri amat direkomendasikan. Menggugah kerinduan akan sosok yang begitu berpengaruh bagi kita semua, yakni Ibu.

Selanjutnya : Seorang Wirausaha Kue Sukses
Sebelumnya: Senyawa yang Terkandung dalam Protein
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar