Ragam Cara Rajutan Tangan Menggunakan Tusukan Dasar

Merajut merupakan hal yang sering dijadikan hobi anak-anak perempuan dan ibu-ibu rumah tangga karena ada banyak ragam cara rajutan tangan yang bisa dipelajari. Mereka memilih hobi merajut karena tertarik dengan hasil kreasi rajutan dan memiliki banyak waktu luang. Banyak juga yang kemudian menjual hasil rajutan mereka. Keuntungannya pun juga lumayan.

Dalam merajut tentu diperlukan keuletan, ketelitian, dan kesabaran tingkat tinggi. Karena jika terjadi satu saja kesalahan, hasil rajutan tidak akan sempurna. Bahkan sangat memungkinkan untuk memulainya dari awal lagi. Tentu hal itu akan membuang waktu. Belum lagi jika rajutan sudah hampir selesai, pasti sangat berat jika harus memulai dari awal lagi.

Loading...

Sebelum mulai merajut, ada baiknya mengenal terlebih dahulu tusukan-tusukan dasar  yang biasa dipakai. Tusukan-tusukan ini sangat berfungsi untuk membentuk benang rajut agar menghasilkan kresi rajutan yang diinginkan. Ada cara merajut dengan tusukan yang mudah hingga yang sulit.

Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat kreasi rajutan adalah dengan membuat tusukan simpul awal. Untuk melakukan tusukan ini, benang harus dibentuk melingkar dengan jarum berada di tengah. Kemudian putar jarum sehingga benang menempel pada jarum. Sisa benang diletakkan kembali melingkari jarum, lalu jarum dimasukkan pada benang tersebut. Untuk menguatkan simpul, benang yang panjang ditarik.

Setelah simpul awal selesai, barulah merajut dengan menggunakan tusukan-tusukan lain sesuai dengan jenis tusukan yang diinginkan. Salah satu tusukan yang paling gampang adalah tusuk rantai. Caranya adalah dengan mengaitkan benang pada jarum. Benang yang terkait tersebut ditarik menggunakan jarum sampai keluar lubang. Lakukan berulang sesuai dengan banyaknya rantai yang dibutuhkan.

Ada juga tusukan tunggal yang dapat dirajut setelah melakukan tusuk rantai sebagai dasar. Pada tusukan ini, jarum dimasukkan ke lubang kedua yang dihitung dari awal jarum keluar tusukan rantai. Benang dikaitkan pada jarum, lalu ditarik sampai keluar dari lubang benang.

Untuk menyambung atau membuat tusukan baru di tempat lain, bisa menggunakan tusukan sisip. Tusukan ini terlihat seperti mengunci rajutan sebelumnya. Tusukan ini terbilang cukup mudah karena perajut hanya perlu mengaitkan jarum pada benang sebelumnya, lalu ditarik hingga benang melewati lubang rajutan.

Dari ragam cara rajutan tangan menggunakan tusukan dasar yang telah dibahas, memang terlihat sulit pada awalnya. Namun jika terus mencoba dan berlatih, pasti akan terbiasa. Apalagi dengan adanya buku penunjang, maka akan lebih mudah mempelajari rajutan.

Loading...
Selanjutnya : Cara Mendekorasi Kamar Tidur Menjadi Lebih Hidup
Sebelumnya: Bagaimana Cara Sholat Dhuha
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar