Ragam Hias Ukir Tradisional di Indonesia


Ragam hias ukir merupakan ragam hias yang unik dan memiliki daya seni yang tinggi. Beragam jenis ukiran yang ada di Indonesia sudah terkenal di seluruh dunia. Banyak orang luar negeri yang membeli seni kerajinan kayu yang berasal dari Indonesia.

Seni kerajinan ukir merupakan suatu lukisan yang memiliki bentuk yang khas dan dituangkan dalam benda datar misalnya kayu, kemudian dipahat  sedemikian rupa hingga menghasilkan seni ukir yang indah. Seni ukir adalah suatu seni yang memiliki sifat buledan, sambung-menyambung, dan kruwikan, yang nantinya dapat menghasilkan karya seni yang sangat luar biasa. Ciri khas dari ukiran yaitu merupakan karya seni yang membuat permukaan rata suatu benda padat menjadi tidak rata karena telah dihias dengan bentuk ornamen yang indah.

Jenis Motif Ukiran

Terdapat beberapa jenis ukiran yang terdapat di Indonesia. Setiap motif antara ukiran satu dengan ukiran yang lain memiliki ciri khas masing-masing. Beberapa motif ukiran tradisional yang terdapat di Indonesia yaitu seperti motif Surakarta, motif Majapahit, motif Bali, motif Mataram, motif Jepara, motif Cirebon, motif Madura, motif Yogyakarta, motif Pekalongan, dan motif Pajajaran.

Tips Merawat Ukiran

Jika Anda di rumah memiliki hiasan berupa ukiran yang berasal dari kayu. Sebaiknya Anda tetap menjaga dan merawat hiasan ukiran agar tetap awet dan tetap indah. Berikut ini terdapat tips untuk merawat ukiran agar tetap awet, yaitu sebagai berikut:

a.  Kayu yang sudah diukir dan dilapisi oleh pelitur, kemudian Anda bersihkan menggunakan lap yang bersih dan kering. Silakan Anda bersihkan dengan hati-hati jangan sampai ada yang tergores.

b.  Ukiran kayu yang sudah dibersihkan kemudian Anda olesi furniture wax dengan menggunakan kain yang bersih. Silakan Anda bersihkan dengan cara menggosok searah dengan urat kayunya. Ketika menggosok usahakan jangan terlalu menekannya, karena tidak baik untuk penampilan ukiran yang dibersihkan.

c.  Jika sudah selesai digosok, kemudian diamkan selama kurang lebih 15 menit. Supaya hasilnya lebih baik dan maksimal lagi, Anda bisa mengulangi langkah yang kedua.

Demikian ragam hias ukir tradisional di Indonesia. Semoga informasi ini menambah wawasan Anda. Terima kasih.

Selanjutnya : Tempat Kuliah Kedokteran di Bandung yang Paling Top
Sebelumnya: Cara Membudidaya Kelapa Kopyor
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar