Ragam Penulisan Puisi Berdasarkan Zaman

Salah satu karya satra yang mengena sampai ke dalam hati adalah puisi. Dengan kata-katanya yang mengandung majas dan perumpamaan puisi mampu dinikmati banyak orang. Bahkan hingga sekarang, berbagai macam bentuk dan ragam penulisan puisi masih menjadi perhatian sebagian besar orang.

Pengertian puisi adalah hasil tulisan manusia yang terdiri atas beberapa bait dan larik, memiliki sajak dan rima, serta memiliki makna yang saling terkait. Ragam penulisan puisi berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Menurut perkembangan zaman, puisi terbagi menjadi dua, yaitu puisi lama dan puisi baru.

Loading...

Puisi lama adalah puisi yang masih asli dan tidak berubah. Puisi lama selalu terikat dengan peraturan-peraturan, seperti jumlah baris dalam satu bait, bentuk rima dari puisi itu sendiri, dan juga berapa jumlah suku kata seharusnya. Penyampaian puisi lama hanya dari mulut ke mulut, sehingga dapat disebut juga dengan sastra lisan. Penulis puisi lama tidak diketahui namanya atau anonim.

Contoh puisi lama antara lain, mantra, peribahasa atau bidal, pantun, dan gurindam.  Puisi mantra memiliki unsur-unsur kekuatan magic atau ghaib. Sedangkan peribahasa merupakan ucapan yang berkias dan memiliki arti dibalik kalimat-kalimatnya. Pantun  merupakan puisi yang memiliki ciri bersajak ab-ab, tiap bait terdiri dari empat baris yang mengandung sampiran dan isi. Sekilas gurindam mirip seperti pantun, namun tidak begitu pada kenyataannya. Gurindam memiliki sajak a-a, tiap bait terdiri dari dua baris mengandung sebab akibat. Oleh karena itu, gurindam juga sering disebut sebagai pantun nasehat.

Sementara itu, puisi baru adalah puisi yang lugas dan bebas. Penulisan puisi baru tidak terikat pada aturan-aturan tertentu seperti puisi lama. Karena sifatnya yang lugas dan bebas, puisi baru ini bisa terdiri dari beberapa baris dengan rima yang tak beraturan. Contoh puisi baru adalah balada, himne, epigram, puisi romance, satire dan elegi.

Puisi balada merupakan puisi yang berisikan suatu cerita. Sedangkan untuk romance, puisi ini berceritakan cinta kasih. Puisi baru yang berisi kritik atau sindiran digolongkan pada puisi satire. Himne merupakan puisi yang berisikan penghormatan kepada tanah air, guru, dan lain-lain. Untuk puisi yang berisi tentang kesedihan terdapat pada puisi elegi.

Baik puisi lama maupun puisi baru sama-sama mampu memberikan efek keindahan ketika membacanya. Ragam penulisan puisi memberikan pengetahuan bahwa menulis sajak telah dimulai pada zaman dahulu. Terus berkembang hingga sekarang.

Loading...
Selanjutnya : Bagaimana Cara Teknik Bernyanyi
Sebelumnya: Cara Mendekorasi Kamar Tidur Menjadi Lebih Hidup
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar