Rasulullah Berziarah ke Makam Ibunya


Islam sudah memberi tuntunan apa tujuan manusia hidup. “Tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” Selain itu agar manusia tidak terlena dengan kehidupan yang semu ini, maka ingatlah selalu kematian. Seperti yang terdapat pada hadist tentang keutamaan ziarah kubur saat Rasulullah berziarah ke makam ibunya.

Hidup. Kata yang terdiri dari 5 huruf saja. Yang memiliki makna bahwa seorang hamba harus memaksimalkan kesempatan yang diberikan oleh sang Pencipta. Hamba diberikan kebebasan untuk mereka mengisi kehidupan bisa digunakan untuk bermanfaat atau merugikan orang lain, itu semua bebas yang diberikan. Namun ketetapan yang ada, semua yang kita lakukan di dunia harus dipertanggungjawabkan walau sebesar biji zarah.

Lima huruf inipun bisa juga diartikan bahwa hidup harus diisi dengan hal yang baik dan bermanfaat. Yaitu salat 5 waktu dimana salat ini, tidak hanya sebagai kewajiban bagi seorang muslim namun memiliki manfaat yang universal. Manfaat kepada kesehatan tubuh dan jiwa serta bermanfaat kepada manusia dalam menjalani hidup. Hidup adalah kematian. Manusia hidup untuk mati.

Maka kehidupan sejatinya hanya untuk menunggu, menentukan pilihan dan bersiap-siap menuju kematian. Ternyata, dalam menjalani hidup tidak mudah membalikkan telapak tangan, banyak godaan yang menghampiri, baik harta, kekuasaan, dan wanita.

Tiga komponen itu yang dijelaskan dalam Al-Quran sebagai bentuk sumber godaan. Apakah kita bisa melewati itu atau tidak semua tergantung bagaimana kekuatan iman seseorang.

Dalam hadist ini dijelaskan bahwa seorang muslim diharuskan untuk berziarah kubur, karena hal itu dapat mengingatkan kita pada kematian. selain itu dengan berziarah kubur, seorang muslim akan mengerti apa arti hidup ini, darimana asalnya serta kemana mereka akan pergi.

Hal ini sangat penting dilakukan mengingat kematian adalah hal yang semua orang akan mengalami. Kematian tidak terduga, tiada yang tahu kapan akan terjadi, tidak mengenal jabatan, suap dan belas kasihan. Kematian pun masuk dalam rukun iman yang harus diyakini oleh setiap muslim.

Kita tidak perlu takut dengan kematian, karena itu memang pasti terjadi. Maka isilah hidup ini dengan hal-hal yang posistif bermanfaat bagi sesama dan alam serta selalu berusaha agar tetap dijalan yang diridhoi / jalan lurus. Demikianlah sepenggal pelajaran dari kisah Rasulullah berziarah ke makam ibunya.

Selanjutnya : Jangan Permasalahkan Doa Qunut
Sebelumnya: Cek Kuota Speedy Tiap Bulan untuk Mengontrol Pengeluaran Biaya Internet
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar