Dampak Rumah Tangga Selingkuh

Santer berita korban pelecehan, serta tindakan kekerasan terhadap anak serta beragam masalah yang menimpa anak kecil yang tak berdosa, tak lepas dari dampak rumah tangga selingkuh. Pengalaman membina rumah tangga tidaklah seindah bayangan. Terutama bagi pasangan muda yang baru saja memulai lembaran kehidupan baru.

Dibutuhkan proses mental serta kesabaran yang teruji. Jika pasangan rumah tangga itu berhasil menempuh berbagai aral merintang dalam suka dukanya, niscaya biduk kehidupan rumah tangga yang dibina akan menuju kelanggengan.

Loading...

Sayangnya, tidak semua pasangan rumah tangga memiliki kedewasan dalam berpikir serta kesabaran menghadapi tempaan hidup dunia yang konon memang sangat berat. Berbagai masalah kehidupan serta beban ekonomi seringkali dijadikan faktor alasan beberapa pasangan tega selingkuh.

Seringkali hati nurani dan pikiran rasional terkalahkan. Biasanya lebih mengedepankan emosi berlebihan maupun rasa egoisme. Alih-alih mendapatkan jalan damai, malahan pertikaian yang berujung korban perceraian.

Pemicu Rumah Tangga Selingkuh

Ikhwal sepele bisa berubah menjadi masalah besar. Jika tidak dikenali terlebih dulu hal-hal yang memicu terjadinya rumah tangga selingkuh. Khususnya pasangan yang baru menikmati keindahan mahligai rumah tangga tidaklah terus selalu terbuai dengan nuansa romantisme.

Setidaknya mereka harus saling terus menjaga komitmen tali pernikahan di segala macam situasi baik ataupun buruk. Hingga tidak menutup kemungkinan akan menciptakan rasa kebersamaan selalu. Oleh karena itu agar terhindar dari polemik rumah tangga selingkuh, sebaiknya perhatikan  sebagai berikut:

1. Selalu menciptakan komunikasi hangat, antara satu pasangan dengan yang lain. Meskipun sesibuk apapun sempatkan waktu untuk memberi sapa.

2. Luangkan waktu kebersamaan, entah dengan menjalani kegiatan hobi bersama.

3. Hargailah pasangan setulus mungkin, semisal dengan memberikan pujian atau komentar yang halus.

4. Ajaklah pasangan mendiskusi suatu masalah, agar nantinya jika terjadi suatu hal terjadi bisa dibicarakan secara baik-baik.

5. Berikan kepercayaan pasangan untuk melakukan tugas ataupun kewajibannya di luar. Janganlah selalu berprasangka buruk apalagi menuduh melakukan hal-hal yang tidak semestinya.

6. Tingkatkan kualitas hubungan suami-istri yang sehat dan harmonis, demi memupuk keselarasan cinta dalam rumah tangga.

7. Saling berintropeksi untuk meningkatkan kualitas hubungan pasangan.

8. Meningkatkan kualitas iman dengan beribadah khusyuk, menanamkan nilai-nilai kehidupan spiritual kuat dalam keluarga.

Resiko dari Perselingkuhan

Adanya kesadaran untuk selalu menjaga perasaan dan saling menghormati bisa memperkecil salah satu pasangan melakukan tindakan selingkuh. Tidak dipungkiri lagi resiko yang ditimbulkan karena rumah tangga selingkuh berakibat banyak hal, diantaranya:

• Melukai perasaan atau hati pasangan yang lain.
• Menimbulkan rasa sakit hati sekaligus dendam yang bisa berujung pada perceraian.
• Secara psikis, menyebabkan renggangnya keharmonisan hubungan anak-anak dengan keluarga serta lingkungan.
• Terjadinya perpecahan hubungan kekerabatan keluarga.

Mengingat beragam dampak yang ditimbulkan akibat rumah tangga selingkuh selain keretakan hubungan suami-istri, kehidupan rumah tangga yang kacau-balau, bahkan secara tidak langsung korban yang paling menderita adalah anak-anak.

Stigma negatif yang melekat selalu disandang anak hasil korban keegoisan orang tua. Banyak anak terlantar dan mengalami hidup yang malang. Semua orang mengecap buruk anak broken home (anak dari keluarga yang tercerai-berai) tidaklah akan mengalami kemajuan hidup.

Sungguh ironis bukan? Kenyataan yang terjadi memang selalu anak-anak malang yang menjadi korban dampak rumah tangga selingkuh.

Jadi, yang perlu diingat intinya untuk selalu berusaha setia terhadap pasangan. Mau menerima segala kelebihan dan kekurangannya serta meningkatkan ketaqwaan iman agar dikuatkan dalam segala cobaan.

Semoga dengan kupasan tulisan ini memberikan celah inspirasi untuk memberi kemampuan terbaik  dalam menciptakan kebahagian rumah tangga.

Loading...
Selanjutnya : Apakah Pupuk Urea Itu? Si Pupuk Hijau Daun!
Sebelumnya: Mengenal Profil Agung Podomoro Group
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar