Sakit Bawah Perut Gejala Penyakit Serius pada Ibu Hamil?


Sakit bawah perut gejala yang sering dirasakan ibu hamil, baik hamil muda ataupun hamil tua. Sakit pada bagian perut lainnya juga bisa dirasakan. Meski biasa terjadi pada ibu hamil, tetap perlu diwaspadai. Mengingat resiko bukan hanya ditanggung ibu saja, tetapi juga bayi yang sedang dikandung. Rasa sakit tersebut bisa dialami pada sebagian masa kehamilan atau seluruh masa kehamilan.

Sakit Perut Bawah

Sakit pada perut bagian bawah pada trimester pertama biasanya terjadi karena gas pada lambung sehingga menyebabkan perut kembung dan sembelit. Gangguan tersebut mengakibatkan munculnya rasa sakit dalam tingkatan yang normal dan tidak terlalu mengganggu.

Ibu hamil perlu mewaspadai gejala yang timbul apabila sakit berlangsung lama (sampai usia kehamilan 10-12 minggu). Selain itu apabila nyeri diikuti kram pada perut dan flek kecoklatan atau bahkan pendarahan.  Dengan kondisi seperti itu ibu hamil wajib memeriksakan dirinya ke dokter.

Rasa sakit yang lama bisa dicurigai sebagai kehamilan ektopik atau hamil diluar rahim.  Kehamilan ektopik terjadi akibat sel telur yang dibuahi menempel dalam tuba falopi atau saluran sel telur. Ibu hamil yang mengalami kehamilan ektopik ini akan merasakan nyeri karena adanya pendarahan dalam rongga perut.

Pada trimester kedua biasanya sakit dirasakan ibu hamil di bagian perut kiri bawah atau perut kanan bawah. Rasa sakit biasanya sebagai dampak membesarnya organ yang berfungsi mempertahankan rahim pada dinding perut (ligamentum). Karena itu rasa sakit tersebut bisa diantisipasi dengan melakukan gerakan-gerakan secara hati-hati agar tidak menimbulkan tekanan pada bagian perut.

Rasa sakit pada bagian bawah perut ibu hamil semakin terasa saat memasuki trimester ketiga. Hal itu terjadi karena ramih yang semakin besar dan berat menekan kandung kemih.

Kondisi ini bisa jadi tidak membahayakan. Tetapi bila disertai gangguan buang air kecil (sedikit-sedikit dan sering, anyang-anyangen) dan nyeri dirasakan sampai ke punggung, bisa jadi sakit bawah perut gejala infeksi saluran kemih.

Cegahlah hal tersebut dengan memperbanyak minum air putih dan tidak menahan buang air kecil. Kondisi lain yang patut diwaspadai adalah apabila nyeri kehamilan trimester ketiga di bawah perut disertai pendarahan. Karena hal itu bisa menjadi gejala lepasnya plasenta dari dinding rahim.

Selanjutnya : Apa Fungsi Peluru Pistol Polisi
Sebelumnya: Manfaat Campak Bayi 9 bulan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar