Macam-macam Penyakit dengan Gejala Sakit Saat Kencing pada Pria


Merasa sakit saat kencing merupakan gejala awal adanya suatu penyakit. Meskipun sakit yang dirasakan sensasinya berbeda beda mulai dari ringan sampai berat. Penyakit bisa berbeda pada pria dan wanita. Pada wanita, selain infeksi saluran kencing, gejala tersebut diduga terkait dengan penyakit organ reproduksi seperti kanker serviks. Pada pria, selain infeksi saluran kencing, gejala tersebut kebanyakan merupakan gejala penyakit menular seksual. Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa contoh penyakit dengan gejala sakit saat kencing pada pria:

–    Infeksi saluran kencing, diikuti gejala rasa panas saat buang air kecil dan keluar nanah dari seluran kencing bagian luar (uretra).

–    Pembesaran prostat, selain nyeri saat buang air kecil, sering buang air kecil dalam jumlah sedikit-sedikit pada malam hari, saat buang air kecil harus mengejan. Gejala yang lebih serius bisa mengarah pada kanker prostat.

–    Batu Ginjal, diikuti denga rasa nyeri di bagian pinggang sampe punggung

–    Herpes genital, gejala yang menyertai diantaranya muncul luka dan gelembung kemerahan pada bagian genital pria, mulai dari penis (kelenjar, batang), buah zakar, sampai anus.

–    Klamidia, selain nyeri saat buang air kecil juga akan terasa seperti panas terbakar, dan keluar cairan putih dari penis.

–    Gonorea, disebabkan infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae, disertai dengan gejala keluarnya nanah dari penis.

–    Radang saluran kemih, berhubungan dengan gangguan pada prostat dengan gejala lain sakit pada pinggang

–    Kanker kandung kemih, gejala yang menyertai adalah rasa sakit pada bagian pinggang, demam, penurunan berat badan secara drastis, dan lain-lain.

Itulah beberapa penyakit dengan gejala sakit saat kencing pada pria. Dari uraian di atas terlihat bahwa beberapa penyakit memiliki kemiripan gejala. Maka untuk memastikannya, lakukan pemeriksaan mendetail pada dokter ahli. Hal tersebut penting untuk menentukan bentuk pengobatan yang tepat.

Apabila pengobatan dilakukan secara tepat dan kontinyu maka penyakit-penyakit tersebut benar-benar bisa hilang atau kembali pada kondisi normal. Walau sudah dinyatakan sembuh, kondisi tubuh harus tetap dijaga agar tidak kumat.

Selanjutnya : Jurus Jitu Pembawa Acara Selebrita Trans7
Sebelumnya: Sekilas Tentang Tempat Hiburan Malam Di Blok M
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar