Sambutan Pernikahan Mempelai Pria Secara Islam


Sambutan adalah cara seseorang menyampaikan, mengajak, menghimbau atau bertutur kata demi menghormati orang lain dengan cara lisan di hadapan banyak orang. Sambutan tentunya harus sesuai dengan acara yang sedang berlangsung. Seperti sambutan pernikahan, sambutan upacara, perlombaan, rapat, perkenalan, dan sebagainya. Tentunya sambutan-sambutan tersebut mempunyai tujuan yang berbeda di setiap waktunya.

Seperti pada saat acara pernikahan, pastilah sambutannya akan berbeda dengan sambutan kepala sekolah di upacara sekolah. Begitu pun tujuannya. Biasanya, sambutan pernikahan ini dilakukan dua arah. Yakni sambutan mempelai wanita sebagai tuan rumah dan sambutan mempelai pria sebagai besanan. Kali ini, kita akan membahas tentang sambutan pernikahan mempelai pria secara Islam.

Tujuan sambutan pernikahan mempelai pria, yaitu:

1.    Menyampaikan maksud dan tujuan
2.    Memperkenalkan lagi sosok mempelai pria, jika sambutan dilakukan oleh keluarga
3.    Menyampaikan terima kasih
4.    Agar terjalin ukhuwah yang lebih erat antar kedua belah pihak keluarga.

Satu yang perlu diperhatikan sebelum memberikan sambutan, yaitu persiapan menyampaikan sambutan. Coba perhatikan lagi dengan seksama teks yang telah ditulis.

Tercantumkah tujuan secara rinci? Apakah topik pembicaraan sudah termasuk di dalamnya? Usahakan jangan terlalu panjang lebar membicarakan hal yang berada di luar topik masalah. Dan yang tak kalah penting, adalah persiapan mental. Percaya diri dan relax akan membawa kesuksesan pada sambutan Anda.

Isi sambutan mempelai pria biasanya lebih mengarah pada harapan ke depan tentang pernikahan mereka. Selain itu, sambutan dari pihak mempelai pria ini pun sebagai penyerahan pria kepada keluarga wanita agar mampu dibimbing menjadi imam yang baik untuk istrinya kelak.

Berikut contoh paragraf pembuka pada saat memberikan sambutan:

Assalamu’alaikum wr.wb.

Yang kami hormati, Bapak dan Ibu serta keluarga besar besanan, juga tak lupa semua yang hadir di sini. Perkenankanlah saya mewakili keluarga pihak mempelai pria sebagai pembuka jalan antara dua keluarga yang sedang berbahagia ini.

Sedangkan untuk paragraf penutup, bisa menggunakan contoh berikut:

Sebelumnya, kami dari pihak mempelai pria memohon maaf jika nanti ada kata-kata dan tindakan yang salah. Besar harapan kami agar acara berjalan lancar. Aamiin. Akhir kata, wassalamu’alaikum wr.wb.

Sedikit tips agar sambutan sukses, yakni bertutur kata yang ramah, percaya diri, penuh sopan santun, tidak sombong dan memperhatikan sekitar.

Semoga artikel sambutan pernikahan mempelai pria secara islam ini bermanfaat.

Selanjutnya : Cara Untuk Menggunakan Avast yang Baik untuk Komputer Anda
Sebelumnya: Cara Untuk Mengatasi Banjir yang Sederhana
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar