Mengenal Sejarah Bola Tangan, Teknik Dasar dan Peraturan Pertandingan di Indonesia


Ada yang tahu tentang sejarah bola tangan teknik dasar dan peraturan pertandingan? Sebagian ada yang menjawab ya, dan sebagian lagi mungkin tidak.

Olahraga bola tangan belum begitu dikenal masyarakat Indonesia dibanding olahraga tenis atau sepakbola. Perkembangan bola tangan belum secepat olahraga lain disebabkan minimnya peminat. Maka tidak mengherankan apabila banyak orang tidak mengenal sejarah bola tangan, teknik dasar dan peraturan pertadingan.

Sejarah bola tangan di Indonesia, mulai digelar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) kedua di Jakarta. Pada waktu itu, tim yang bertanding ialah Jakarta Raya, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah itu, olahraga bola tangan tidak dipertandingkan lagi di ajang serupa karena tidak ada pihak yang serius untuk mengenalkan dan mengembangkan olahraga ini.

Pada ajang lain, Pekan Olahraga Mahasiswa kelima yang diadakan di Medan, olahraga bola tangan sempat digelar. Lagi, keberadaannya di ajang tingkat nasional hanya bertahan pada acara yang digelar tahun 1960 tersebut. Kemunduran terus berlanjut hingga akhirnya olahraga bola tangan menjadi tidak populer karena tidak ada induk organisasinya.

Cara bermain bola tangan sendiri sebenarnya cukup sederhana yaitu dimainkan di lapangan berukuran panjang 40 meter dan luas 20 meter. Waktu permainan selama 60 menit yang dibagi menjadi dua babak. Jumlah pemain yang terlibat dalam satu pertandingan sebanyak 12 orang tetapi hanya 6 pemain dan 1 penjaga gawang yang berada di lapangan dan selebihnya bertindak sebagai pemain pengganti.

Olahraga bola tangan dimainkan dengan menggunakan tangan untuk satu tujuan yaitu memasukkan bola kedalam gawang. Untuk itu, pemain bola tangan akan mempelajari teknik-teknik dasar menembak yang harus dikuasai. Ada beberapa teknik menembak diantaranya ialah menembak setinggi bahu, menembak dari samping, menembak dari bawah lutut dan menembak sambil melompat.

Teknik paling umum dikuasai oleh pemain ialah menembak setinggi bahu karena cukup mudah dilakukan. Teknik dasarnya ialah berdiri dengan kedua kaki yang dibuka kesamping, sementara posisi bahu menghadap kearah lemparan. Tangan yang memegang bola diletakkan sedikit diatas bahu dengan siku ditekuk lalu bola dilemparkan dengan cara meluruskan lengan bagian atas kedepan agak keatas. Bola dilemparkan dari telapak tangan dengan gerakan ayunan dibantu oleh kekuatan pergelangan tangan.

Demikian sekelumit informasi tentang sejarah bola tangan teknik dasar dan peraturan pertandingan. Semoga menambah pengetahuan Anda tentang bola tangan.

Selanjutnya : Cara Penanggulangan Bencana Tsunami dan Gempa
Sebelumnya: Cara Membuat Es Cream Sederhana
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar