Sejarah Islam di Turki


Turki merupakan negara yang unik dilihat dari segi letak. Turki merupakan negara yang berada di 2 benua, yaitu Eropa dan Asia Barat Daya. Selain letaknya yang unik, sejarah Islam di Turki juga sangat menarik. Ini disebabkan Turki pernah menjadi pusat kekhilafan Islam dan pusat peradaban besar dunia.

Islam di Turki

Awal sebelum Islam masuk ke Turki, negara ini adalah kerajaan Bizantium kekuasaan Romawi. Kerajaan ini dikuasai kurang lebih selama 4 abad. Kemudian, Romawi ditaklukan oleh kaum Barbar. Inilah latar belakang kekuasan Romawi di Roma dipindahkan ke Konstantinopel (Istanbul).

Kaum Muslimin saat itu sangat berhasrat untuk menaklukan Konstantinopel karena wilayah ini belum tersentuh oleh syiar Islam. Namun, kondisinya Konstantinopel merupakan wilayah yang paling sulit ditaklukan. Hal ini disebabkan adanya dinding besar yang melindungi Konstantinopel dari serangan luar.

Harapan tetap ada karena Rasulullah pernah mengabarkan bahwa kaum Muslimin akan menaklukan Konstantinopel. Tahun 1453, Konstantinopel berhasil ditaklukan oleh Panglima Muhammad Al Fatih.

Penduduk kota Konstantinopel menyambut Al Fatih. Mereka berbondong-bondong masuk Islam. Hal ini karena penduduk telah mengetahui kehebatan kaum Muslimin dan ajaran Islam. Di mana mereka tidak pernah dipaksa untuk masuk Islam.

Salah satu bukti Islam masuk ke Konstaninopel dengan memberikan jaminan keamanan bagi para penduduknya adalah gereja Ayya Sofia. Saat itu, panglima tidak memerintahkan untuk merobohkannya. Hanya mengubahnya menjadi masjid.

Al Fatih pun melarang prajurit melakukan perampasan dan harus memakmurkan kota. Maka, Islam semakin mudah diterima oleh penduduk.

Konstantinopel kemudian diubah namanya menjadi Islambul. Artinya, kota Islam atau sekarang dikenal sebagai Istanbul, ibukota Turki. Di mana dulu menjadi pusat kekhilafan Islam. Sayangnya, Turki juga menjadi pusat kekhilafan terakhir umat Islam.

Islam runtuh di Turki akibat masuknya pengkhianat Mustafa Kemal yang meruntuhkan Khilafah. Kemal mengganti Turki menjadi Republik Sekuler.

Dia melarang adzan berkumandang, pelarangan simbol-simbol Islam seperti kerudung, jilbab, cadar, dan pelarangan penggunaan bahasa Arab. Kini, hanya masjid-masjid megah yang memperlihatkan bahwa Islam pernah masuk ke wilayah ini. Inilah sejarah Islam masuk di Turki.

Selanjutnya : Ramalan Bintang Hari Ini Untuk Virgo
Sebelumnya: Bagaimana SBY Menjadi Presiden
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar