Sejarah Kerajaan Malaka


Sejarah Kerajan Malaka merupakan bukti bahwa negara Republik Indonesia berawal dari kerajan-kerajan besar dahulunya. Meski pada dasarnya Kerajaan Malaka tidak termasuk ke dalam wilayah teritorial Indonesia, namun karena adanya kepentingan politik pada masa itu sejarah Kerajaan Malaka menjadi salah satu topik yang dibahas secara khusus dalam pengetahuan sejarah di bangku sekolah menengah.

Kerajaan Malaka sendiri berdiri pada tahun 1405 sampai dengan 1511, yakni kira-kira pada abad ke-14. Orang pertama yang mendirikan kerajaan tersebut adalah Prameswara yang berasal dari kerajaan Sriwijaya. Pada saat itu, Praemeswara melarikan diri dari kerajaan Sriwijaya ke Tumasik yang sekarang bernama Singapura. Ketika itu, kerajaan Sriwijaya mengalami kekalahan melawan Majapahit yang pada saat itu berniat untuk menyatukan seluruh kerajaan di Nusantara.

Pelarian Prameswara ke Tumasik diikuti pula oleh para pengikutnya sampai akhirnya ia dan para pengikutnya menemukan sebuah kepulauan dengan penduduk asli bermata pencaharian sebagai nelayan. Karena pengetahuan yang dimiliki oleh Prameswara dan pengikutnya lebih tinggi dibandingkan penduduk asli nelayan tersebut, dengan mudah ia dan pengikutnya memengaruhi mereka.

Singkat kata, setelah bertahun-tahun menetap di kota tersebut , kota itu pun menjadi sebuah kota yang sangat ramai dan menjadi salah satu pusat perdagangan terbesar pada masa itu.

Sejarah Kerajaan Malaka mencatat perubahan wilayah tersebut dari masyarakat berkeyakinan Hindu menjadi masyarakat yang berkeyakinan Islam setelah munculnya Laksamana Ceng Ho pada tahu 1409.

Setelah itu, Kerajaan Malaka pun mengalami kemajuan dalam bidang perdagangan sampai akhirnya diambil alih oleh Kerajaan Sriwijaya.

Prameswara kemudian memeluk Islam setelah berumur 72 tahun dan menikahi seorang putri dari kerajan Islam terbesar pada masa itu, yaitu Kerajaan Samudera Pasai. Ia pun kemudian berganti nama menjadi  Muhamad Iskandar Syah. Ia juga termasuk orang pertama yang memeluk Islam pada masa itu sehingga namanya tercatat pula sebagai orang yang mengislamkan Kerajaan Malaka.

Akan tetapi, kejayaan kerajaan tersebut kemudian runtuh setelah Portugis datang untuk menguasai perdagangan dunia. Lantas setelah Belanda datang, kerajaan tersebut dikuasai sepenuhnya oleh Belanda.

Demikianlah sejarah Kerajaan Malaka yang diulas secara singkat. Semoga bermanfaat dalam menambah wawasan dan pengetahuan Anda!

Selanjutnya : Kaitan Peranan Ilmu Ekonomi dalam Sumber Daya Alam
Sebelumnya: Resep Pancake Sederhana
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar