Sejarah Manusia Purba Pithecanthropus Erectus


Penemuan fosil manusia purba di Trinil Jawa Tengah adalah tulang belulang dari sosok Pithecanthropus erectus. Pithecanthropus erectus adalah manusia purba yang ditemukan pertama kali pada 1891.

Pithecanthropus Erectus

Eugene Dubois adalah nama penemu manusia purba satu ini. Sejarah manusia purba Pithecanthropus erectus sudah ada sejak 300.000 hingga 500.000 tahun yang lalui.

Manusia purba satu ini memiliki volume otak sekitar 770 cm hingga 1000 cm kubik. Tidak hanya itu, sebenarnya masih banyak beberapa jenis manusia purba yang berhasil ditemukan. Bahkan di negara-negara luar negeri juga ditemukan fosil manusia purba.

Kehidupan Pithecanthropus erectus mempertahankan hidupnya dengan cara memburu makanan di hutan. Alat yang digunakan untuk memburu cukup sederhana, hanya menggunakan bebatuan yang sudah dipertajam dan menggunakan kayu yang sudah diperuncing. Manusia purba ini juga memakan daun-daunan seperti layaknya manusia.

Pithecanthropus erectus  memiliki tulang rahang dan gigi yang besar dan kuat, inilah yang menyebabkannya lebih suka memakan makanan yang daging-daging seperti babi hutan, dan hewan hutan lainnya. Hewan setengah monyet dan manusia ini ternyata tidak memiliki dagu.

Pithecanthropus erectus tidak bisa digolongkan menjadi kera secara murni karena ia tidak mirip kera secara badan yang terlihat. Pithecanthropus erectus ini berjalan tegak layaknya manusia, serta memiliki tinggi badan 165 cm hingga 170 cm. Secara umum bentuk Pithecanthropus erectus ini memiliki dahi yang lebar.

Pernah mendengar teori evolusi miliknya Charles Darwin? Darwin menuliskan bahwa manusia berasal dari manusia purba. Pada masa itu teori yang dipaparkan oleh Darwin banyak dianut oleh banyak orang pada masa itu. Secara bertahap menyebarnya teori tersebut semakin menarik banyak orang untuk mencari tahu kebenaran teori Darwin.

Kemudian muncul berbagai pertentangan dan pertanyaan yang kritis, tentang keberadaan manusia dengan nabi Adam lebih dulu mana? Lalu apa kaitannya antara surat Al Quran, karena tidak ada yang menerangkannya.

Dari pertanyaan pertanyaan kecil yang lain, akirnya teori yang ditulis Darwin ini dipatahkan. Karena usut punya usut, kerangka yang ditemukan oleh Darwin, ada beberapa yang palsu, jadi bukan kerangka asli penemuan manusia purba. Sampai saat ini penelitian masih terus berlangsung dan sejarah manusia purba Pithecanthropus erectus akan mengalami perbaikan seiring penelitian yang ditemukan.

Selanjutnya : Sejarah Penemuan Penisilin
Sebelumnya: Penyakit Panu - Penyebab dan Pencegahannya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar