Sejarah Peninggalan Belanda di Yogyakarta


Sepeninggal Belanda di Indonesia berpuluh-puluh tahun lalu, ternyata ada napak tilas yang ditinggalkan. Hampir di setiap kota di Indonesia ditemukan adanya peninggalan yang khas dan memiliki cerita tersendiri.

Salah satunya sejarah peninggalan belanda di Yogyakarta. Berikut daftar beberapa gedung peninggalan belanda di Kota Yogyakarta. Jika pernah ke Malioboro, pasti tahu lokasi-lakasi di bawah ini

Kantor Bank BNI 46

Kantor BNI 46 ini berada di kawasan titik 0 km. Jika dilihat sekilas, arsitekturnya menggambarkan bangunan Belanda. Usut punya usut, ternyata bangunan ini memang benar dibuat oleh Belanda.

Kantor Pos Besar Yogyakarta

Tidak jauh dari Bank BNI 46 Yogyakarta, tepatnya di timur Bank BN, gedung kantor pos besar Yogyakarta ini berdiri kokoh. Gedung ini juga merupakan salah satu bangunan peninggalan Belanda yang kini masih digunakan sebagai kantor pos.

Bank Indonesia Yogyakarta

Hampir berdekatan dengan kantor pos besar, kita juga akan menemukan satu bangunan yang tak kalah kuno. Bangunan ini kini digunakan sebagai gedung BI. Sempat mengalami pembenahan, gedung Bank Indonesia ini pun akan tidak kalah megah dengan gedung yang dibangun di era modern.

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg adalah salah satu gedung peninggalan Belanda yang memiliki nama lain Loji Besar. Benteng Vredeburg dibangun pada 1776-1778. Konon, benteng ini dibangun guna mengawasi gerak-gerik keraton.

Hal ini terlihat pada bangunan yang memiliki tempat pengintaian serta ada bekas meriam yang diarahkan ke arah kraton. Belanda melakukan agresi semacam ini ingin menunjukkan bahwa Belanda juga memiliki kekuatan yang diakui oleh Kerajaan Ngayogyakarta.

Gereja Santo Jusuf Bintaran

Gereja Santo Jusuf Bintaran di Yogyakarta ini ternyata memiliki 35 meter. Dilihat dari letaknya, gereja ini berada di Jalan Bintaran Kidul No. 5 Yogyakarta, berada di selatan Taman Pintar.

Gereja ini dibuat oleh orang Belanda, yaitu J.H. Van Oijen B.N.A dan dibangun pada tahun 1922-1934. Tidak heran jika titik 0 km Yogyakarta menjadi kota tua yang memiliki sejarah.

Konon katanya, gedung-gedung tersebut merupakan bukti otentik yang masih berdiri atas penjajahan Belanda terhadap Indonesia. Tempat yang menguatkan sejarah peninggalan belanda ini pun kini sering dijadikan sebagai tempat even-even besar di Yogyakarta.

Selanjutnya : Sejarah Sistem Mata Uang Dunia
Sebelumnya: Ringkasan Novel Mihrab Cinta
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar