Sejarah Perkembangan Dakwah di Eropa dan Amerika


Sejarah perkembangan dakwah di Eropa dan Amerika telah dimulai sekitar 78 tahun setelah meninggalnya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Saat itu, Islam telah mencapai kejayaannya ditandai dengan  tersebarnya agama mulia ini ke seluruh belahan dunia.

Penyebaran Islam ke daratan Eropa (Barat) bermula dari ditaklukkannya Andalusia (Spanyol dan Portugal) oleh Panglima Thariq bin Ziyad (711 Masehi). Bersama  pasukannya, ia  berhasil mendarat di sebuah bukit yang diberi nama Jabal Thariq (Gibraltar).

Di bawah kepemimpinan Abdurrahman III (921-1031), Andalusia berhasil mencapai puncak kejayaannya. Pada saat itu, Eropa masih dalam masa kegelapan. Pada masa itu, tingkat toleransi sangat tinggi terhadap penganut agama lain. Pemerintahan Islam berlangsung selama 700 tahun sebelumnya berhasil ditumbangkan dengan cara yang sangat keji oleh pasangan Ratu Isabella dan Raja Ferdinand.

Pada masa kekhalifahan Turki Utsmani (berkuasa selama 6 abad, 1300-1922), Islam mencapai masa kejayaannya dengan berhasil menaklukan tiga benua, yaitu Eropa (Timur), Asia, dan Afrika. Bahkan kekhalifahan ini juga berhasil menaklukkan kerajaan yang telah berusia 1000 tahun, Byzantium.

Namun, pada tahun 1922, Mustafa Kemal, seorang panglima di Turki Selatan kemudian meruntuhkan kekhalifahan tersebut. Sebagai gantinya ia memproklamirkan Turki sebagai negara republik berhaluan sekuler.

Sejarah perkembangan dakwah Islam di Amerika tak lepas dari satu sosok yang fenomenal, Malcolm X. Meski terlahir sebagai anak seorang pendeta dan sempat melakukan bermacam tindak kriminalitas, namun kemudian hidayah Allah datang padanya. Ia mengenal dakwah Islam ketika di penjara lewat Elijah Muhammad, seorang tokoh Nation of Islam.

Sementara kedatangan Islam pertama kali ke benua tersebut telah dimulai jauh sebelumnya. Adalah Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad, penjelajah muslim dari Cordoba telah menjejakkan kakinya di Benua Amerika di tahun 889. Tentu saja hal ini sangat jauh dari kedatangan Colombus pada 12 Oktober 1492, yang disebut-sebut sebagai penemu benua Amerika pertama. Bahkan berbeda 71 tahun dengan kedatangan Laksamana Ceng Ho (Zheng He), seorang pelaut muslim dari China.

Sejarah perkembangan dakwah di Eropa dan Amerika  telah dimulai sejak lama. Kini, pelan-pelan cahaya Islam menaungi kedua benua tersebut. Hal ini terbukti dengan semakin pesatnya perkembangan Islam di sana, bahkan menjadi  agama dengan tingkat pertumbuhan yang paling cepat.

Selanjutnya : Streaming Radio Sering Putus-Putus Buffering
Sebelumnya: Penyanyi Keroncong Lagu Barat
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar