Sejarah Sistem Pemerintahan di Indonesia pada Orde Lama dan Orde Baru


Sistem pemerintahan di Indonesia terbagi atas beberapa macam, ada orde lama, orde baru, dan reformasi. Namun pada kesempatan kali ini yang akan kita bahas adalah tentang sejarah sistem pemerintahan di Indonesia pada orde lama dan orde baru.

Masa pemerintahan orde lama adalah masa Presiden Soekarno memimpin. Masa orde lama kurang lebih berjalan dalam waktu 12 tahun yaitu mulai tahun 1945 sampai 1968. Orde lama sendiri sebenarnya adalah istilah yang digunakan oleh orang-orang orde baru untuk menyebut masa pemerintahan Soekarno.

Orde lama adalah masa-masa awal bangkitnya Indonesia menjadi negara yang merdeka dan berdaulat. Sebelum menjadi Negara Kesatuan Indonesia terbagi menjadi beberapa negara bagian. Hingga masyarakat demo meminta agar Indonesia dijadikan negara kesatuan.

Oleh karena terhitung bangsa yang baru lahir, kondisi ekonomi Indonesia pada saat itu sangat buruk. Penyebabnya adalah:

•  Tingginya inflasi, mata uang yang beredar lebih dari satu dan tidak terkendali.

•  Blockade ekonomi oleh Belanda yang menutup pintu perdagangan ke luar negeri sejak bulan November 1945.

•  Kekosongan kas Negara.

•  Pada masa penjajahan terjadi eksplorasi besar-besaran.

Kita masuk ke orde baru. Orde baru adalah sebutan bagi kepemimpinan Soeharto menggantikan Soekarno. Berlangsung mulai tahun 1968 hingga 1998. Banyak sekali perubahan-perubahan yang dilakukan pada masa ini. Salah satunya adalah kembali mendaftarkan Indonesia ke PBB pada tanggal 19 September 1966.

Soeharto menjalankan negara Indonesia dengan tujuannya yaitu tercapainya stabilitas politik dan menumbuhkan ekonomi Indonesia. Dengan bantuan kekuatan partai Golkar, TNI, lembaga pemikir, dan dukungan kapital internasional, sistem politik yang stabil tercapai pada masa ini.

Namun demikian DPR dan MPR tidak berfungsi secara efektif. Sering kali terjadi nepotisme dalam memilih anggotanya. Hal ini menyebabkan kurang didengarnya aspirasi rakyat oleh pemerintah pusat. Kurang adilnya pembagian PAD yang 70% dari PAD harus disetor ke pusat membuat perbedaan yang tinggi antara pembangunan pusat dan daerah. Masalah ekonomi juga tidak merata. Adanya eksploitasi sumber daya secara besar-besaran memang menumbuhkan ekonomi bangsa tapi tidak merata untuk rakyat Indonesia.

Demikian pembahasan tentang sejarah sistem pemerintahan di Indonesia pada orde lama dan orde baru di Indonesia. Dengan mengetahui sejarah diharapkan para generasi muda lebih bersemangat dalam memajukan Indonesia ini. Sekian, semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Di Manakah Benua Atlantik yang Hilang itu?
Sebelumnya: Pixy Cosmetics
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar