Semua Materi Senam Lantai


Bagaimana materi senam lantai? Kita harus menjaga agar tubuh tetap sehat dan segar. Menjaganya tidak harus mahal, kita bisa melakukannya dengan kegitan senam. Senam ada banyak macamnya, disini kami akan memberikan semua materi senam lantai. Secara mendetail beserta tahapan-tahapannya.

Senam Lantai

Sejarah perkembangan senam adalah Senam dalam bahasa Indonesia sebagai cabang olahraga. Dari bahasa Inggris Gymnastics atau  bahasa belanda Gymnastiek. Gyamnastics yang berasal dari bahasa yunani, gymnos yang berarti telanjang. Pada materi senam lantai yang akan dibahas meliputi : Sikap Lilin,Mengguling,headstand dan handstand.

Berikut tentang semua materi senam lantai.

1. Sikap Lilin

Cara senamnya seperti adalah seluruh badan dikakukan, kecangkan otot pada bagian pinggul. Untuk tumpuan dasar, kedua lengan diluruskan kesamping agak ke depan. Sikap lilin : Secara perlahan temannya mencoba membuka “lilin”dengan mendorongkan kakinya keberbagai arah.

2. Guling Depan (Forwad Rool)

Fungsi fase gerakan mengguling ke depan adalah: Mulai sikap berdiri, kemudian badan diturunkan sehingga jadi labih dengan cara memindahkan titik berat badan ke depan atau dari kedua kaki kedua tangan sebagai fase pendukung (gerak 1-3). Melalui tolakan kedua kaki, titik berat badan di bawah kedua tangan yang sedang bertumpu sebagai fase pendukung (gerak 4-5).

Kedua tangan dibengkokkan, kecepatan penurunan badan mulai dikurangi sampai kedua pundak menyentuh lantai. Selanjut nya badan digulingkan dengan cepat melalui bantuan dorongan kedua kaki dan tangan (gerakan 6-11). Sampai posisis jongkok yang stabil diteruskan berdiri tegak sebagai fase terakhir (gerakan 12-13 ).

3. Guling ke belakang (Back Roll)

Analisis fungsi fase mengguling ke belakang. Sikap berdiri untuk menjaga kecepatan gerak,kedua tangan menahan gerakan dengan meletakkan kedua telapak tangan di lantai. Sikap duduk lurus untuk titik berat badan harus dipindahkan sampai melewati titik tumpuh tangan.

Gerakan badan diteruskan dan didorong ke atas setelah kedua kaki terbuka menyentuh lantai. Badan ditegakkan sampai berdiri dengan kedua kaki tetap terbuka.

4. Headstand (Bertumpu dengan Kepala)

Salah satu petunjuk yang berkaitan dengan keamanan adalah : menjaga ruas tulang belakang tetap lurus dan tidak melenting. Daerah bertumpu kepala adalah pada dahi bagian atas, merupakan posisi terbaik untuk melakukan roll ke depan. Jangan sekali kali memutar kepala pada saat headstand.

5. Handstand (Bertumpuh dengan Tangan)

Fungsi kekuatan tangan sangat dominan dalam gerakan senam. Kemampuan handstand menjadi salah satu kemampuan motorik yang sangat penting untuk dikuasai dalam melakukan gerakan senam.

Semua materi senam lantai bisa dilakukan dengan bantuan teman dan juga dengan bimbingan. Selamat mencoba.

Selanjutnya : Penyebab Lidah Sakit pada Anak
Sebelumnya: Makalah Ayat-ayat Tentang Pernikahan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar