Membandingkan Senjata Sniper Malaysia dan Indonesia


Senjata sniper merupakan jenis senjata mahal. Satu pucuk senjata ada yang berharga sekitar satu miliar. Tidak banyak negara yang mampu membeli dalam jumlah besar, apalagi sampai membuatnya. Oleh karenanya,kita sebagai bangsa Indonesia patut bangga karena telah mampu memproduksi senjata tersebut. Lalu, bagaimana dengan Malaysia? Apakah negerijiran itu seperti Indonesia, mampu membuat senjata sniper Malaysia?

Sejarah Senjata Sniper

Untuk mengetahui senjata sniper Malaysia, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu sejarah senjata sniper. Pertama kali dibuat dan digunakan selama berlangsungnya Perang Dunia II (1939-1945). Meskipun keberadaan penembak jitu (sniper) sudah ada sejak perang abad ke-18 atau ke-19. Namun, pada masa-masa tersebut, senjata khusus sniper belum ditemukan dan diproduksi seperti pada Perang Dunia II.

Selama berlangsungnya Perang Dunia II, tercatat ada tiga negara yang membekali pasukannya dengan senjata sniper, yakni Jerman, Jepang, dan Inggris. Sniper Jerman menggunakan senjata Mauser Tank-Gewehr Model 1918 berkaliber 51. Lalusniper Jepang, senjatanya adalah Tipe 97 dengan kaliber 20 mm. Adapun sniper Inggris memakai Boys Antitank Rifle dengan kaliber 55 sebagai senjatanya.

Dengan keberadaan senjata sniper, musuh yang berlindung di balik tembok atau dalam kendaraanlapis baja dapat dihabisi. Oleh karena itulah, senjata sniper dikenal juga dengan sebutan senapan antimaterial. Namun, hal paling menakutkan dari senjata sniper adalah kemampuannya membunuh musuh dalam jarak yang sangat jauh. Untuk masa kini, senjata sniper keluaran terbaru dapat membidik musuh dengan tepat pada jarak 500- 950 meter.

Senjata Sniper Produksi Pindad

Indonesia awal mulanya termasuk sebagai negara pembeli senjata sniper buatan luar negeri.Black Arrow M93 buatan Yugoslavia adalah salah satu jenis senjata sniper yang biasa dibeli oleh militer Indonesia.

Selain itu, jenis senjatabuatan Amerika (Barret M82, M90, M95, M99, dan M-107), Hongaria  (Gepard M1/M2), Austria (Steyr IWS-2000 ), Rusia (SVN-98 ), Inggris (AI AS), dan Perancis (PGR UM-Hecate) juga biasa diimpor ke Indonesia.

Namun, sejak tahun 2007.Indonesia telah mampu memproduksi sendiri senjata sniper. Senjata itu diberi nama SPR yang terdiri dari tiga jenis, yakni SPR1, SPR2, dan SPR3. Ketiga jenis senjata sniper buatan Pindad (Perindustrian Angkatan Darat) memiliki kemampuan mengagumkan karena menyamai kehebatan Black Arrow M93.

Jika Indonesia telah mampu membuat senjata sniper, bahkan menjualnya ke negara-negara lain, bagaimana dengan Malaysia? Apakah negara tersebut seperti Indonesia, yakni memproduksi senjata sniper Malaysia? Ternyatahingga kini, Malaysia masih termasuk pengimpor senjata sniper dan belum mampu membuat senjata sniper sendiri. Fakta ini semoga membuat kita tetap percaya diri dan bangga atas kehandalan teknologi persenjataan Indonesia.

Selanjutnya : Mencari dan Membuat Kumpulan Kata-kata utk Merayu
Sebelumnya: Senjata Api Produksi PT Pindad
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar