Sifat dan Kegunaan Timah


Timah atau dalam bahasa latinnya stannum biasa ditulis dengan lambang sn dalam tabel periodik. Unsur ini mempunyai angka atom 50. Sifat dari logam ini sulit teroksidasi di udara, sehingga tidak mudah berkarat. Maka dari itulah, salah satu kegunaan timah adalah untuk pelapis logam agar terhindar dari karat.

Sifat-sifat Timah

Warna timah putih keperakan dan memiliki berat jenis 7,3 gram per centi meter kubik. Timah ini mudah dibentuk dan dapat ditempa karena tingkat kekerasannya rendah. Sebagai logam, sifatnya sangat konduktif terhadap panas dan listrik. Unsur ini banyak ditemukan dalam aloy.

Logam timah ini banyak diperoleh dari mineral cassiterite atau kasiterit yang dihasilkan sebagai oksida. Pada batuan granit dan sentuhan batuan endapan metamorf, timah terbentuk sebagai endapan primer dan biasanya berasosiasi dengan urat kuarsa timah dan turmalin.

Timah juga terbentuk sebagai endapan sekunder dengan kandungan endapan koluvium, elluvial, dan alluvium. Bijih timah biasanya mengandung mineral utama kasiterit. Selain itu, ada juga mineral ikutan berupa arsenik, bismut, ilmenit, kalkopirit, kuarsa, kuprit, monasit, plumbum, stibnite, xenotim, dan zircon.

Bagi yang memiliki hobi elektronik atau yang berkecimpung di dunia elektronik, pasti mengenal timah sebagai logam penyolder. Untuk penyolderan secara manual, timah tersedia dalam bentuk gulungan seperti kawat. Fungsi timah lainnya seperti telah disebutkan di atas adalah sebagai pelapis logam karena sifatnya yang antikarat. Logam ini juga sering dijadikan sebagai bahan baku cenderamata.

Superkonduktor pada suhu yang sangat rendah dapat dihasilkan dari campuran logam kristal timah-niobium. Bahan tersebut dapat digunakan sebagai konstruksi magnet superkonduktif.

Sehingga, berat dari magnet yang dibuat dari kawat timah-niobium hanya beberapa kilo gram saja. Namun, cukup menggunakan baterai yang kecil saja bisa menghasilkan medan magnet yang setara dengan 100 ton elektromagnet dari sumber listrik yang besar.

Hati-hati pada makanan yang mengandung timah, batas kadar aman timah dalam suatu makanan adalah 300 mili gram per kilo gram. Sifat beracun dari timah pun ternyata dimanfaatkan sebagai biocides atau racun biologi yang menggunakan senyawa timah triaril dan triakil. Demikianlah beberapa kegunaan timah dalam kehidupan manusia.

Selanjutnya : Lagu Lama Aransemen Kembali
Sebelumnya: Penanganan pada Kasus DHF
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar