Tari Tifa Mungare, Simbol Kebudayaan Maluku


Tari tifa atau yang sering disebut dengan tari tifa mungare adalah sebuah simbol kebudayaan kontemporer masyarakat Maluku. Lalu seperti apa simbol tari tifa mungare di mata masyarakat Maluku sendiri? Tari Tifa Mungare ini merupakan simbol eksistensi kebudayaan Maluku yang tak lekang oleh jaman.

Selain tari Tifa Mungare, Maluku juga memiliki beberapa tarian tradisional yang tak kalah unik dan menarik, sebut saja tari cakalele yang melambangkan filosofi patriotisme dan kepahlawanan tanah Maluku. Adapun tari orlapei yang populer dimasyarakat Maluku yang mengusung filosofi kegembiraan dan keramahan saat menyambut tamu yang datang. Selain itu, Maluku masih memiliki tarian tradisional lain yang tak kalah unik dan menarik, sebut saja tari kabaresi yang mengusung filosofi keberanian pahlawan Cristina Marta Tiahahu, tari lenso, tari loliyana, dan tari bambu gila.

Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai simbol dari tari tifa mungare yang melambangkan idiom-idiom dan filosofi tradisional masyarakat Maluku. Tari tifa mungare ini sering disebut sebagai tarian pemuda karena sehari-hari dibawakan oleh laki-laki dengan diiringi oleh alat musik tifa.

Tari tifa mungare ini juga merupakan lambang nafas kedaerahan pemuda Maluku, mengusung semangat tradisional Maluku dan sebagai sebuah upaya nyata untuk melestarikan kebudayaan tradisional Maluku. Tari ini juga membawa pesan untukpara pemuda Maluku modern yang berisi ajakan untuk melestarikan nilai-nilai kebudayaan dan simbol tradisi yang merupakan bagian dari jati diri rakyat Maluku.

Tari tifa mungare sendiri kabarnya berasal dari wilayah Maluku tenggara. Seorang ahli kebudayaan Maluku mengungkapkan bahwa tifa mungare ini tak hanya sebagai tarian pembuka saja atau sebagai pengiring, melainkan sebuah bagian dari kebudayaan dan jati diri masyarakat Maluku.

Meski secara umum simbol tari tifa mungare ini melambangkan identitas dan eksistensi dari kebudayaan dan tradisi masyarakat Maluku, bukan berarti masyarakat Maluku ini menutup diri dari masuknya budaya asing. Tari tifa mungare dan tari tradisional Maluku lainnya berperan sebagai simbol pelestarian budaya asli masyarakat Maluku.

Pada tari tifa mungare, ini diiringi oleh alat musik tradisional Maluku yang disebut dengan tifa. Alat musik tifa ini menurut pakar kebudayaan Maluku tidak hanya berperan sebagai pengiring tarian tradisional saja, melainkan sebagai lambang semangat kedaerahan yang kerap digunakan pada acara adat dan acara lain yang kental dengan muatan adat-istiadat wilayah setempat.

Selanjutnya : Sikap Sesama Muslim Terhadap Tolong-Menolong
Sebelumnya: Adakah Foto Nabi Muhammad SAW?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar