Sistematika Penyusunan Laporan Kegiatan


Sistematika penyusunan laporan kegiatan hendaknya diperhatikan agar bisa menyusun laporan kegiatan yang baik dan benar. Mengingat pentingnya laporan kegiatan yang dijadikan sebagai dasar untuk menentukan sebuah pengarahan serta kebijakan dari pimpinan sebagai bahan untuk menyusun rencana kegiatan yang selanjutnya. Selain itu, juga digunakan untuk mengetahui adanya perkembangan serta proses dari adanya peningkatan suatu kegiatan serta sebagai data untuk sejarah perkembangan pada satuan yang bersangkutan.

Pengertian dari Laporan Kegiatan

Sebelum mengetahui sistematika penyusunan laporan kegiatan, kita hendaknya mengetahui apa arti atau definisi dari laporan kegiatan. Pengertiannya ialah suatu ikhtisar mengenai beberapa ikhwal pelaksana dari sebuah kegiatan yang wajib untuk disampaikan oleh seorang pembina kepada pihak yang memberikan dia tugas sebagai sebuah pertanggungjawaban. Ada beberapa macam laporan kegiatan yang perlu untuk Anda ketahui, yakni ditinjau dari cara menyampaikannya, dari bahasa yang dipakai, serta ada pula yang ditinjau dari segi isi.

Sistematika Laporan Kegiatan

Laporan yang dibuat sebaiknya lengkap serta bisa menawab lima pertanyaan tentang apa, mengapa, di mana, siapa , bagaimana, dan kapan. Untuk urutannya, sebaiknya juga diatur sedemikian rupa sehingga bisa mudah untuk dipahami. Bagian pertama berisi mengenai pendahuluan kegiatan. Pada pendahuluan biasanya berisi beberapa hal, seperti latar belakang kegiatan, dasar hukum dari kegiatan yang telah dilakukan, apa saja maksud serta tujuan dari kegiatan yang telah dilaksanakan, serta dari ruang lingkupnya.

Isinya merupakan bagian yang berisi muatan tentang segala sesuatu yang akan dan ingin dilaporkan. Yang tercantum dalam isi laporan ialah mengenai jenis kegiatan, waktu serta tempat dari kegiatan yang telah berlangsung, siapa saja petugas kegiatan, persiapan serta rencana kegiatan, siapa saja pesertanya, serta pelaksanaan dari kegiatan tersebut. Ada pula tambahannya, misalnya hambatan atau kesulitan serta bagaimana hasil dan kesimpulannya.

Tidak lupa ada saran untuk memperbaiki kegiatan yang selanjutnya. Di dalam laporan kegiatan juga hendaknya ada penutup. Biasanya, ini ditulis sebagai ucapan terima kasih pada berbagai pihak yang telah membantu terselenggarakannya kegiatan tersebut serta adanya permintaan maaf bila ada kekurangan.

Beberapa hal yang juga perlu diperhatikan dalam sistematika penyusunan laporan kegiatan adalah sebaiknya dibuat dengan padat dan singkat, sistematis atau runtut, isinya mudah dipahami dan lengkap, penyajiannya menarik serta berpegang pada fakta yang ada dan tepat waktu. Lebih baik lagi apabila di dalam laporan kegiatan dilampirkan foto-foto kegiatan yang telah dilakukan.

Selanjutnya : Solusi Agar Air Sungai yang Tercemar Tidak Menyebar ke Daerah Lain
Sebelumnya: Tahapan Penyakit Sipilis
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar