Striping Angkot dan Kendaraan Lainnya

Kendaraan saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan penting bagi setiap orang. Khususnya bagi mereka yang bekerja harus menempuh jarak yang cukup jauh. Tidak semua manusia dapat memenuhi kebutuhan itu, oleh karena itu disediakan kendaraan umum seperti bus Trans, angkot dengan striping angkot dan bus Trans masing-masing.

Pada kendaraan biasanya terdapat stiker yang menunjukkan brand. Itulah yang disebut dengan striping. Striping akan menambah estetika pada kendaraan. Seperti yang telah diungkap sebelumnya, striping merupakan stiker branding yang biasanya ditempelkan pada kendaraan seperti motor, mobil, bus, maupun truk. Kendaraan-kendaraan tersebutlah yang juga biasanya diubah stripingnya.

Loading...

Stiker branding tersebut biasanya sudah ada pada kendaraan yang dibuat pabrik. Namun selera seseorang belum tentu sesuai dengan buatan pabrik. Karena penampilan seserang biasanya menunjukkan karakter dirinya.

Pada motor misalnya, banyak sekali sekarang motor yang dihiasi stiker sesuai kemauan pemilik. Hingga bisnis striping yang laris saat ini. Di pinggir-pinggir jalan banya sekali yang memperdagangkan stiker branding seperti itu.

Selain menjual, pengusaha-pengusaha tersebut juga menawarkan jasa menempelkan stiker. Bahkan kita dapat memesan bentuk, model dan desain yang kita inginkan. Tentunya para peagang stiker tersebut sudah sangat piawai dalam mengolah stiker-stiker yang dijualnya.

Sedangkan striping pada angkot, biasanya tidak terlalu meriah seperti pada motor pribadi. Striping yang ada pada angkot biasanya berasal dari perusahaan yang memiliki jasa angkot tersebut.

Striping tersebut biasanya menunjukkan identitas angkot. yang biasanya memiliki warna-warna mencolok yang mudah diingat dan dikenal masyarakat pada umumnya. Selain striping, warna pada angkot juga berpengaruh terhadap identitas angkot. Seperti di kota Banyuwangi misalnya yang memiliki warna angkot kuning. Sedangkan di kota Malang, angkot yang memiliki warna biru.

Kode yang digunakan juga berbeda-beda. Kalau di kota Banyuwangi menggunakan angka sedangkan di kota Malang menggunakan huruf alfabet. Masing-masing angkot memiliki kode yang berbeda sesuai jalur yang ditempuh. Sehingga penumpang tidak salah naik angkot dan bagi yang baru menginjakkan kaki di kota tersebut dengan mudah menentukan kendaraan yang akan ditumpangi menuju kota tujuan.

Warna angkot dan striping angkot sama-sama memiliki fungsi yang saling bekerja sama. Dengan begitu, striping angkot dapat menguntungkan sopir dan penumpangnya. Bagi sopir lebih mudah mendapat pelanggan, penumpang lebih mudah mencari angkot.

Loading...
Selanjutnya : Fungsi Komunikasi Antarpribadi
Sebelumnya: Tempat Rekreasi di Bojonegoro Bersama Keluarga
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar