Struktur Organisasi Perusahaan dan Tugas-tugasnya


Struktur organisasi perusahaan dan tugas-tugasnya penting dimiliki oleh setiap perusahaan. Struktur ini dijadikan pedoman dalam menjalankan perusahaan.

Struktur Organisasi Perusahaan dan Tugas-Tugasnya

Secara umum, struktur organisasi perusahan dapat digambarkan sebagai berikut dengan tugas-tugasnya.

1.    Pemilik / Pemegang saham

Pemilik perusahaan atau pemegang saham adalah orang atau sekelompok orang yang mengeluarkan sejumlah uang sebagai modal perusahaan. Modal ini dikelola untuk membiayai pendirian perusahaan, produksi, dan seluruh keperluan operasional perusahaan. Setiap akhir periode kerja, pemilik atau pemegang saham akan medapat bagian dari keuntungan produksi, sesuai besarnya uang yang ditanamkan dan perjanjian awal.

2.    Manajer

Manajer adalah orang yang bertanggung jawab dalam operasional perusahaan. Ia bertugas mengelola modal, sehingga diperoleh keuntungan. Dalam perusahaan yang baru berdiri atau berskala kecil, tak jarang manajer adalah juga pemilik modal. Oleh karena itu, seorang manajer harus memiliki berbagai keterampilan khusus. Kemampuan yang disyaratkan, antara lain pengetahuan tentang produk dan proses produksi, keterampilan manajerial, kepemimpinan, bahkan kemampuan debat dan interpersonal.

3.    Administrasi

Bagian administrasi bertugas memfasilitasi semua keperluan perusahaan. Tanggung jawabnya antara lain pengelolaan keuangan, penyediaan sarana, dan prasarana sampai gaji karyawan.

4.    Sekertaris

Sekertaris bertugas mewakili pemilik perusahaan atau pemegang saham. Sekertaris harus mengontrol manajer, administrasi, dan semua komponen perusahaan, sehingga tujuan perusahaan bisa dicapai.

5.    Supervisor / Kepala divisi

Supervisor atau kepala divisi adalah orang yang dipercaya perusahaan untuk mengawasi langsung para karyawan atau pekerja. Mereka bertugas di divisi masing-masing. Divisi yang umum dimiliki perusahaan, antara lain Personalia, R&D (Riset and Development), Produksi, Quality Control, Penjualan dan Pembelian (Purchase).

6.    Karyawan / karyawati

Karyawan atau karyawati adalah orang yang digaji oleh perusahaan untuk melakukan tugas sesuai perjanjian awal. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat memperoleh keuntungan.

Karyawan Kreatif

Menjadi karyawan kreatif bukan hanya tugas mereka yang bergerak di industri kreatif. Industri fisik pun akan lebih maju jika karyawannya adalah orang-orang kreatif. Karyawan kreatif akan mampu berinisiatif demi kemajuan perusahaan. Mereka berpikir dan bertindak untuk kebaikan dan kemajuan bersama. Mereka akan lebih proaktif dalam bertugas. Mereka bangga dan menghargai pekerjaannya, sehingga dari hari ke hari kinerja mereka semakin maksimal.

Setiap perusahaan perlu mulai memfasilitasi karyawannya menjadi kreatif. Jika perlu perusahaan secara rutin mengadakan event atau penghargaan untuk kreativitas karyawan dalam menjalankan tugasnya. Jika penghargaan terhadap karakter ini bisa dimaksimalkan, maka karyawan menjadi loyal dan bersemangat. Loyalitas dan semangat karyawan akan mendongkrak kinerja perusahaan. Keuntungan yang diperoleh maksimal.

Semua komponen dalam struktur organisasi perusahaan dan tugas-tugasnya harus dilaksanakan dengan baik agar perusahaan meraih tujuan dan keuntungan yang maksimal.

Selanjutnya : Islam Masuk di Amerika Sejak Kapan?
Sebelumnya: Macam-macam Qiraat Alquran
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar