Contoh Studi Kelayakan Bisnis Pada Aspek Keuangan


Contoh Studi Kelayakan Bisnis Pada Aspek Keuangan

Apa yang Anda ketahui tentang studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan?Saat ini kita tengah menghadapi era globalisasi dan modernisasi yang semakin hari semakin terasa dengan segala perubahan yang terjadi.

Mulai dari gerakan 3F (food, fun, fashion) yang mulai merajalela dan semua itu selalu berkaitan dengan bisnis.

Bisnis

Adapun Istilah bisnis berasal dari bahasa inggris yaitu dari kata “busy” yang artinya sibuk, dalam  bentuk jamak berubah menjadi “business” yang artinya kesibukan.

Jadi bisnis dapat diartikan pula sebagai sebuah perencanaan yang dijalankan oleh seseorang maupun kelompok secara berkesinambungan untuk memperoleh keuntungan.

Bisnis biasanya dilakukan dengan menawarkan dua hal penting yaitu barang dan jasa. Apalagi saat ini perkembangan di dunia usaha telah mengalami perkembangan yang signifikan.

Sehingga perlu adanya studi kelayakan terhadap bisnis yang dijalankan oleh seseorang atau kelompok tersebut.

Adapun tujuan dari studi kelayakan bisnis ini adalah untuk menganalisis apakah suatu bisnis yang akan dijalankan layak atau tidak.

Serta untuk menentukan seberapa besar keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan usahanya itu yang ditunjukkan dengan implikasi usaha tersebut dalam input investasi dan output yang diinvestasikan.

Studi kelayakan yang dilakukan itu mencakup beberapa aspek diantaranya aspek ekonomi, hukum, sosial, pemasaran, dan manajemen keuangan. Semua aspek dalam studi kelayakan bisnis sangatlah penting dan saling menunjang satu sama lain.

Namun aspek keuangan memiliki peran yang lebih penting, karena bertindak sebagai motor penggerak suatu usaha atau bisnis yang dijalankan.

Keberhasilan suatu bisnis dapat dikatakan ditentukan oleh manajemen keuangannya. Apabila manajemen keuangannya baik dan jujur, maka perkembangan perusahaan tersebut akan mengalami kemajuan yang pesat.

Akan tetapi jika manajemen keuangannya kurang baik maka uang dalam bisnis tersebut tanpa disadari akan habis dan akhirnya bangkrut.

Melakukan studi kelayakan ini harus dengan persiapan yang matang sehingga akan membawa manfaat yang lebih banyak. Studi kelayakan aspek keuangan dimulai dengan menyusun kerangka dan menyusun penelitian singkat setelah itu melakukan studi kasus serta mendiskusikannya.

Dalam diskusi tersebut dibahas mengenai bagaimana memperoleh sponsor dan pendapatan serta mengaturnya dengan baik meskipun dengan jumlah dana minimum atau secara singkat disebut pelaporan tentang perusahaan.

Demikianlah penjelasan mengenai studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin mengenal dunia bisnis.

Selanjutnya : Pelaksanaan Pemilu Tahun 1955 (Waktu Pelaksanaan Pemilu)
Sebelumnya: Contoh Cerpen Imajinatif dan Ciri-cirinya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar