Syarat Administrasi Pembuatan Paspor di Indonesia


Sebelum membuat paspor, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu syarat administrasi pembuatan paspor di Indonesia. Kini, ada dua opsi ketika seseorang ingin membuat paspor, yaitu manual dan online. Pertama akan dijelaskan pembuatan paspor secara manual terlebih dahulu.

Pembuatan Paspor Cara Manual

Pembuatan paspor secara manual menuntut Anda untuk datang langsung ke kantor imigrasi. Anda bisa memilih untuk mendatangi kantor imigrasi yang tertera di KTP \ atau mendatangi kantor imigrasi terdekat dengan tempat tinggal  sekarang.

Sebelum datang ke kantor imigrasi, Anda harus menyiapkan KTP, KK, dan Surat Nikah/Akta Kelahiran/Ijazah. Ketiga dokumen tersebut sebaiknya Anda fotokopi dahulu dan harus dalam ukuran kertas A4, bukan dalam ukuran asli.

Setelah sampai di kantor imigrasi, Anda harus membeli formulir pembuatan paspor, map hijau, dan materai Rp 6000 di loket yang telah disediakan. Setelah mengisi formulir, formulir diserahkan kembali ke loket dan Anda menunggu dipanggil untuk tanda tangan dan mengambil jadwal foto dan wawancara untuk kelengkapan data paspor.

Sesudah difoto, diambil sidik jarinya, dan diwawancarai, Anda harus membayar biaya pembuatan paspor sebesar Rp 255.000. Butuh waktu empat hari sampai satu minggu sebelum Anda bisa mengambil paspor.

Pembuatan Paspor Cara Online

Selain dengan cara manual, saat ini Anda sudah bisa membuat paspor dengan cara online. Syarat administrasi pembuatan paspor secara online pada dasarnya sama dengan cara  manual. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan ketiga dokumen utama seperti yang telah disebutkan di atas. Dokumen itu kemudian discan dalam bentuk hitam putih dan disimpan dalam bentuk JPEG.

Setelah hasil scan disiapkan, Anda masuk ke situs www.imigrasi.go.id. Setelah membuka situs tersebut, Ada pilih Layanan Publik, lalu pilih Layanan Online, lalu pilih Layanan Papor Online. Setelah itu Anda tinggal mengisi semua form yang harus diisi dan jangan lupa mengunggah scankopi ketiga dokumen tadi.

Setelah selesai, Anda bisa mengeprint formulir tadi untuk dibawa ke kantor imigrasi bersama dokumen asli sesuai jadwal yang ditentukan. Saat di kantor imigrasi Anda akan difoto, diambil sidik jarinya, dan diwawancarai oleh petugas imigrasi. Setelah itu tinggal menunggu sampai paspor jadi dan bisa diambil.

Paspor memiliki masa berlaku 5 tahun dan harus diperbarui 6 bulan sebelum masa berlaku habis. Jika tidak memperbarui paspor maksimal 6 bulan setelah masa berlaku habis, Anda akan dikenai denda. Jika sebelum masa berlaku 5 tahun paspor sudah penuh, rusak berat, atau hilang, Anda bisa membuat kembali paspor tersebut.

Setelah mengetahui syarat administrasi pembuatan paspor tersebut, Anda bisa mulai menyiapkan segala dokumen yang diperlukan untuk membuat paspor. Selamat membuat paspor.

Selanjutnya : Kenali Tanda Sakit Paru-paru Penumonia, TB, dan Asma
Sebelumnya: Surat Keterangan Menyatakan Karyawan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar