Mempertimbangkan Syarat IP Dalam Dunia Kerja

Dalam kondisi sekarang ini apakah masih perlu memperdebatkan syarat IP dalam dunia kerja. Karena yang terjadi setiap tahun terus bertambah jumlah lulusan dari Perguruang Tinggi (PT).

Ini terjadi karena  antara peluang dan kesempatan kerja tidak seimbang. Lulusan tahun yang lalu belum semua tertampung sudah ditambah lagi dengan lulusan baru.

Loading...

Lingkaran setan ini terus berputar seakan tidak akan pernah berhenti. Bila IP menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar sepertinya program pengentasan pengangguran gagal.

Idealisme pengentasan kemiskinan hanya akan menjadi isapan jempol belaka. Sedangkan Perguruan tinggi yang ikut andil dalam menghasilkan jumlah angkatan kerja terus bertambah.

Perguruan tinggi Terus berkembang di seantero negeri ini seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Inilah yang menjadikan angka pencari kerja kian membludak dari tahun ke tahun.

Kualifikasi pada suatu instansi pemerintah atau perusahaan swasta masih saja mempertimbangkan Indek Prestasi. Jika semua penyedia kerja bersikukuh pada standar IP yang tinggi, lalu bagaimana dengan  mereka yang indek prestasinya jongkok? Siapa yang akan menampung?

Bukan lagi rahasia yang bisa ditutup-tutupi. Bahwa pegangguran di negara kita sudah terlalu kronis. Persoalan sosial ini sangat memberatkan bangsa. Dampak sosialnya juga kian luas.

Kriminalitas meningkat, perceraian juga semakin meningkat dan lain sebagainya. Persoalan ini harus segera ditanggulangi jangan sampai terus berlarut-larut.

Dalam hal ini Pemerintah berkewajiban membuka lapangan kerja sebanyak-bayaknya. Smakin luasnya kesempatan di dunia kerja baik negeri maupun swasta akan mengurangi angka pengangguran.

Tentu saja dukungan dari para pengusaha dan fihak swasta sangat dibutuhkan dalam upaya penanggulangan pengangguran.

Banyak angkatan kerja yang bekerja tidak sesuai dengan disiplin ilmunya. Misalnya lulusan bidang kesehatan tetapi justru masuk menjadi pegawai bidang keuangan atau di perbankan.

Ini terjadi karena mereka kebutuhan tenaga kerja yang lintas disiplin ilmu. Tetapi akan  lebih sempurna jika seseorang bekerja sesuai dengan disiplin ilmu. Karena bekal ilmu selama kuliah dapat diaplikasikan. Sehingga outputnya pun akan lebih sempurna.

Maka kepada para mahasiswa janngan hanya menjalani kuliah sekedar untuk mengejar IP tinggi saja. Tetapi harus lebih membekali diri dengan kebutuhan kerja.

Pengetahuan dan keterampilan ilmu –ilmu praktis yang dapat diaplikasikan pada dunia kerja yang sesungguhnya. Sehingga tidak hanya sekedar berkonsentrasi pada syarat ip dalam dunia kerja saja.

Loading...
Selanjutnya : Penyebab Praktik Korupsi Marak di Indonesia
Sebelumnya: Syarat Dan Tata Cara Menafsirkan Alqur’an
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar