Beberapa Tahapan Analisis Kualitatif dalam Penelitian Ilmu-ilmu Sosial


Seorang gadis sedang asyik berbincang dengan pengunjung taman wisata alam. Sesekali ia membuat coretan di kertas yang sudah dipersiapkan. Terkadang, ia menyodorkan selembar kertas kepada responden tersebut untuk mengisi kolom-kolom yang tersedia. Ya, gadis ini sedang mengambil data primer di lapangan dengan cara wawancara atau interview dengan pengunjung taman wisata alam di Kaliurang. Pengambilan data ini merupakan salah satu tahapan analisis kualitatif yang harus dilakukan sebelum tahapan-tahapan analisis selanjutnya.

Tahapan Analisis Kualitatif

Ciri khas data pada penelitian kualitatif berupa teks, ulasan deskripsi, narasi berdasarkan obyek yang diamati, kumpulan frasa-frasa, lambang-lambang yang berkaitan dengan perilaku sosial masyarakat. Pengambilan data bisa langsung tertuju pada satu sasaran responden atau bersifat aksidental (sembarang responden yang bisa ditemukan). Metode pengambilan data tersebut bergantung pada tema penelitian yang sudah ditetapkan.

Ciri khas keilmuan, ia harus terbuka. Setelah peneliti menentukan metode pengambilan data untuk bisa memenuhi persyaratan tahapan untuk analisis kualitatif selanjutnya, seorang peneliti harus memberitahu alasan pemilihan metode tersebut, kelebihan dan kelemahan.

Peneliti juga harus bersedia menerima kritikan dan masukan-masukan dari audiens. Seorang peneliti juga harus bisa meminimalkan simpangan baku (error), kekeliruan (fallacies), khayalan (illusions), kesalahan dalam mengambil kesimpulan.

Data-data yang diambil harus ada koherensi dengan teori-teori yang ada. Pada penelitian kualitatif, peneliti lebih banyak memakai ide-ide atau gagasan, konseptual, generalisasi dan abstraksi. Untuk memudahkan dalam proses analisanya, peneliti memerlukan susunan sistematis tema dan kategori.

Biasanya dalam bentuk kodifikasi. Bentuknya bisa open coding, axial coding maupun selective coding. Cara yang lain untuk proses analisis yaknianalytic memo dan outcropping.

Langkah tahapan analisis kualitatif selanjutnya untuk menghasilkan kesimpulan dapat dilakukan beberapa metode bergantung dari tema dan obyek penelitannya. Ada beberapa metode analisis yang bisa dipilih, antara lain analisa komparatif, fungsional, network atau sociometric, ilustrasi, spasial dan lain-lain.

Masing-masing metode memiliki keterbatasan. Hal yang perlu diingat oleh kita semua. Dalam karya ilmiah, kita menggunakan sudut pandang mata kuda. Kita tidak mungkin meneliti suatu masalah secara keseluruhan.

Jika kita memaksakan diri untuk meneliti keseluruhan, hasil yang dia dapat akan menjadi salah semua atau benar semua. Hal ini akan membuat penelitia kita tidak berguna sama sekali.

Selanjutnya : Lebih Tahu tentang Sayur Brocoli
Sebelumnya: Persamaan Akuntansi untuk Pembuatan Neraca dan Laporan Laba Rugi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar