Tahapan Menyusun Laporan Keuangan


Tahapan menyusun laporan berbeda-beda di sesuai dengan bidangnya. Laporan penelitian berbeda dengan laporan tugas akhir kuliah, begitu juga dengan laporan keuangan. Semua memiliki standarisasi tahapan tersendiri. Misalnya seperti laporan keuangan baik dalam usaha maupun laporan keuangan rumah tangga. Laporan ini tidak resmi seperti laporan penelitian yang sangat terstruktur, ada latar belakangnya teori, dan lain sebagainya. Kalau laporan keuangan untuk suatu bisnis hanya membutuhkan tahapan modal, pengeluaran dan keuntungan saja, sangat simple.

Definisi Laporan

Laporan adalah bukti atau catatan secara lisan maupun tulisan, tetapi dalam hal ini sangat dianjurkan untuk membuat laporan secara tertulis. Karena jika hanya melaporkan secara lisan nantinya akan mudah lupa dan bukti pun hilang tanpa jejak, tidak bisa dievaluasi setiap bulannya. Dalam seuah bisnis, laporan keuangan sangatlah penting, karena untuk meninjau semua modal dan keuntungan yang di peroleh.

Tahapan dalam membuat laporan keuangan toko atau rumah tangga berisi tentang beberapa hal, misalnya seperti :

1. Modal yang Dikeluarkan

Dalam membuka suatu usaha atau bisnis, modal awal adalah kunci utamanya. Dengan itu semua kebutuhan produk akan terpenuhi dengan adanya modal.

2. Kebutuhan atau Pengeluaran

Inilah yang di butuhkan ketika membuka usaha, missal bisnis minimarket, berbagai produk harus dipersiapkan. Dari persewaan tempat atau membeli tempat, membeli produk, memasang iklan, membayar listrik, gaji pegawai dan lain sebagainya, semua itu perlu rincian yang jelas. Setiap modal awal suatu produk harus di catat, penjualan juga harus dicatat dan untungnya pun harus dicatat, agar tau untung ruginya berapa persen. Fungsinya sebuah laporan keuangan adalah untuk mengevaluasi data modal dan keuntungan, seimbangkah atau justru merugi.

Semua Transaksi Harus Dicatat

Membuat rincian laporan memang terkadang sulit, kendalanya karena lupa atau hal kecil jadi tidak perlu untuk dicatat. Padahal, untuk menjalankan bisnis dengan baik, sekecil apapun pengeluaran harus dicatat agar rincian pengeluaran sama dengan barang yang ada, yang kemudian bisa mengetahui untung ruginya. Itulah fungsinya laporan keuangan, karena jika tidak membuat laporan, maka bisnis itu seperti tidak terurus yang tidak diketahui untung ruginya.

Inilah tahapan menyusun laporan keuangan yang sering kita pakai dalam bisnis atau keuangan rumah tangga. Laporan yang hanya memutuhkan rincian modal atau pemasukan, pengeluaran dan untung ruginya saja. Semoga ulasan mengenai penyusunan laporan di atas bermafaat bagi Anda.

Selanjutnya : Contoh Doa Anak Kristen untuk Orangtua
Sebelumnya: Dampak Negatif Onani dan Tips Menghindarinya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar