Mengenal Tahapan Siklus Menstruasi

Ada beberapa tahapan siklus menstruasi yang terjadi pada seorang wanita normal setiap bulannya. Menstruasi atau disebut juga haid ialah sebuah proses keluarnya darah  secara berkala dari uterus (rahim). Hal ini terjadi karena luruhnya bagian dalam dari dinding rahim yang mengandung banyak pembuluh darah serta sel telur yang tidak mengalami pembuahan.

Pada saat mengeluarkan darah dari rahim, otot perut mengalami konstraksi. Inilah yang menyebabkan wanita yang sedang haid mengalami rasa sakit perut yang biasanya terjadi menjelang atau saat menstruasi. Adapun siklus menstruasi atau jarak terjadi menstruasi dengan menstruasi berikutnya yang biasanya terjadi sekitar 28 hari (21-35 hari). Dengan lama menstruasi berkisar antara 3 hingga 10 hari.

Bagi seorang wanita, menstruasi pertama merupakan tanda wanita tersebut telah memasuki masa baligh. Dalam islam, seorang wanita yang telah baligh maka akan dikenai hukum-hukum yang berlaku sebagai seorang muslimah.

Mengurangi Sakit Perut Saat Menstruasi

  • Kompres bagian yang terasa keram (perut atau bagian belakang pinggang) dengan botol yang berisi air hangat.
  • Mandi air hangat. Agar lebih rileks dapat ditambahkan dengan minyak aromaterapi.
  • Minum minuman hangat berkalsium tinggi
  • Gosok-gosoklah bagian perut atau pinggang yang sakit/nyeri
  • Relaksasikan diri dengan menarik napas dalam-dalam secara perlahan.

Tahapan Siklus Menstruasi Normal

Masa menstruasi

Masa menstruasi  akan berlangsung selama 2-8 hari. Di masa itu selaput rahim dilepaskan yang mengakibatkan perdarahan serta hormon-hormon ovarium berada pada titik kadar paling rendah.

Masa Proliferasi

Masa proliferasi dimulai dengan kembali tumbuhnya endometrium. Pada masa ini rahim dipersiapkan sebagai tempat melekatnya janin nantinya. Masa ini terjadi di hari ke 12-14 yang disebut masa ovulasi.

Masa Sekresi

Masa sekresi ialah masa setelah ovulasi. Pada masa ini hormon progesteron dikeluarkan sehingga mempengaruhi pertumbuhan endometrium yang akan membuat rahim berada dalam kondisi siap untuk  melakukan implantasi (proses pelekatan janin ke dalam rahim).

Siklus Menstruasi Tidak Normal

Pada wanita normal, siklus menstruasi terjadi antara 3-10 hari dengan kisaran darah yang dikeluarkan sekitar 30-80 ml.  Namun terkadang siklus menstruasi tersebut berlangsung tidak normal yang bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Siklus menstruasi tidak normal tersebut adalah:

  • Polymoenorrhea

Pada kasus polymoenorrhea, seorang wanita mengalami menstruasi setiap 2-3 minggu sekali.

  • Mettorrhagia

Pada kasus mettorrhagia, seorang wanita mengalami menstruasi sekitar 3-6 minggu sekali.

  • Oligomenorrhea

Pada kasus oligomenorrhea seorang wanita mengalami ketidakteraturan menstruasi. Ketidaknormalan ini biasanya disebabkan adanya ketidakseimbangan hormon pada wanita tersebut.

  • Menorrhagia

Pada kasus menorrhagia, seorang wanita mengalami pendarahan yang hebat saat mengalami menstruasi. Hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan terjadinya siklus menstruasi tanpa adanya ovulasi. Dalam keadaan normal, sel telur akan menghasilkan progesteron namun dalam kasus ini kadarnya tidak cukup sehingga mengakibatkan terjadinya pendarahan saat menstruasi.

Pentingnya mengetahui tahapan siklus menstruasi yang terjadi setiap bulannya. Ini untuk mencegah lebih dini sekiranya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bukankah mencegah itu lebih baik dari mengobati.

Loading...
Selanjutnya : Pembelajaran Pantun SD
Sebelumnya: Peluang Bisnis Modal 10 Juta
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar