Taman Nasional Gunung Halimun-Salak sebagai Cagar Alam


Taman Nasional Gunung Halimun-Salak merupakan kawasan konservasi yang letaknya di bagian Barat pulau Jawa. Taman ini sekaligus difungsikan sebagai cagar alam dalam upaya melindungi berbagai hewan (fauna) dan tumbuhan (flora) yang ada di dalamnya. Keanekaragaman hayati dan hewani yang ada di dalamnya memang sangat penting sebagai aspek rantai makanan dalam kehidupan.

Oleh karena itu, keberadaan gunung ini harus kita jaga kelestariannya terutama dari penebangan pohon-pohon yang ada di dalamnya serta hewan yang dilindungi di dalamnya.

Keanekaragaman Hayati

Dilihat dari namanya sendiri bahwa Gunung Halimun Salak terdiri dari dua gunung di dalamnya, yakni gunung Halimun dan gunung Salak. Dua gunung ini mewakili beberapa gunung yang ada di sekitarnya untuk dijadikan nama, seperti gunung endud. Hal ini mengindikasikan dua gunung inilah yang paling tinggi dan luas serta paling penting keberadaannya.

Gunung Halimun dan gunung Salak dikatakan sebagai cagar alam karena keberadaannya berperan penting dalam menjaga kelestarian flora dan fauna yang ada di dalamnya. Adapun beberapa jenis hewan penting yang dilindungi di dalamnya seperti owa jawa, macan tutul dan elang.

Peran Penduduk Sekitar

Selain itu, di daerah pegunungan ini juga terdapat suku yang tinggal di dalamnya, yakni suku Banten Kidul dan Suku Baduy. Kedua suku inilah yang menempati sekitar pegunungan Halimun-Salak. Mereka beranggapan bahwa gunung tersebut merupakan bagian daripada tempat tinggal, sehingga keberadaan gunung Halimun dan Salak tidak dapat dipisahkan dengan kedua suku tersebut. Dengan kata lain, merusak aneka flora dan fauna sama artinya merusak kehidupan mereka yang bergantung kepada alam sekitarnya.

Taman Nasional Gunung Halimun-Salak yang difungsikan sebagai cagar alam akan sangat banyak manfaatnya bila kita memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan. Namun, yang patut kita sayangkan adalah keberadaan manusia-manusia yang merusak alam pegunungan Halimun dan Salak karena berkeinginan hanya mengeksploitasinya semata-mata. Seperti dengan melakukan penebangan pohon secara membabi buta dan perburuan hewan yang dilindungi.

Oleh karena itu, kelestarian gunung Halimun dan Salak sebagai cagar alam patut kita jaga kelestariaannya. Menjaganya tentu menjadi tanggung jawab bersama, di antara rakyat dan pemerintah dengan program-programnya. Inilah harapan dan usaha kita bersama dalam hal perbaikan dan penjagaan alam sekitar.

Selanjutnya : Karakter Perempuan dalam Game Strategy
Sebelumnya: Misteri Tentara Romawi yang Hilang
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar