Tambang di Pulau Kalimantan


Tambang di pulau Kalimantan cukup banyak. Pemanfaatan bahan galian (tambang) adalah langkah efektif  yang tak terhindarkan untuk mencukupi kebutuhan yang telah di tentukan oleh harga pasar mineral yang selalu mendorong upaya eksploitasi bahan galian semaksimal mungkin guna mencapai manfaat yang sebesar-besarnya bagi kehidupan manusia yang berupa sumber energi.

Beragam Hasil Tambang

Sebagaimana kita ketahui Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memang terkenal dengan berbagai hasil tambangnya di berbagai daerahnya.  Seperti batubara pusatnya berada di Samarinda Ibukota Kalimantan Timur, selanjutnya emas dan perak, dan gas alam berpusat di Bontang, tambang minyak bumi yang berpusat di pulau Bunyu Tarakan dan sungai Mahakam, Pabrik Pengolahan minyak bumi yang berpusat di Balikpapan, serta Semen berpusat di Laah Kulu.

Berbagai hasil tambang yang ada di Kalimantan Timur tersebut harusnya dapat dimanfaatkan oleh penduduk setempat dalam usaha menambah penghasilan dan kesejahteraan daerahnya. Suatu daerah dikatakan sejahtera bila memenuhi standar, yakni rakyatnya tidak berada dalam kekurangan.

Tetapi, yang menjadi masalah di Indonesia ialah berbagai hasil tambang tersebut sangat sulit diolah di tempat penghasilnya karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah tersebut ditambah lagi ketiadaan sarana dan alat untuk mengolah hasil tambang tersebut.

Adanya Kesenjangan

Sebut saja salah satunya adalah pulau Tarakan, yang dalam hal ini sebagai pulau yang menghasilkan minyak bumi. Namun, bila kita mengunjungi pulau ini pemandangan tragis akan kita saksikan karena sulitnya mendapatkan olahan minyak bumi yang telah jadi seperti premium.

Sehingga, pemandangan antrian panjang di SPBU menjadi santapan sehari-hari warga Tarakan yang ingin mendapatkan bensin. Sementara, pulau Jawa yang notabenenya bukan penghasil minyak bumi justru tidak pernah kekurangan premium. Hal ini berarti bahwa pembangunan di Indonesia masih terpusat hanya kepada pulau Jawa saja, sehingga pemeraataan akan sulit didapatkan di luar Pulau Jawa.

Tambang di pulau Kalimantan harusnya menjadi harapan yang baik bagi warga kalimantantan Timur khususnya, namun bila dikelola dengan semrawut dan tanpa pemerataan yang jelas. Maka ironi yang sangat lucu yang akan kita dapatkan, pulau penghasil minyak justru sedang kehabisan minyak. Inilah realita Indonesia saat ini yang menyedihkan.

Selanjutnya : Kasus Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik di Indonesia
Sebelumnya: Mitos-Mitos Tentang Kedutan pada Bagian Tubuh
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar