Mengintip Tambang Emas di Dunia


Dalam satu dasawarsa terakhir, komoditas emas di pasar internasional mengalami lonjakan yang luar biasa. Kondisi ini menjadikan emas sebagai komoditas paling diburu untuk keperluan perdagangan dan investasi.

Tambang emas di dunia semakin menjadi primadona, terlebih ketika perekonomian negara maju mulai goyah, dan nilai mata uang rontok, emas menjadi sarana investasi menguntungkan.

Hal tersebut menyebabkan harga komoditas emas meningkat, sebab pasokan emas dari tambang di seluruh dunia terbatas. Sebenarnya lokasi tambang emas merata di seluruh benua, kecuali antartika, namun skala masing-masing tambang berbeda

. Mulai dari tambang rakyat sampai tambang komersil. Berikut informasi lokasi tambang emas di dunia dan produksinya berdasarkan data tahun 2011.

1. Grasberg, di Papua, Indonesia, produksi 40.936 kg.
2. Cortez, di Elko, Nevada, produksi 40.284 kg.
3. Yanacocha, di Cajamarca, Peru, produksi 36.655 kg.
4. Goldstrike, di Eureka dan Elko Counties, Nevada, produksi 30.844 kg.
5. Veladero, di San Juan, Argentina produksiĀ  27.640 kg.
6. Vall River, di Klerksdorp, Afrika Selatan produksi 23.558 kg.
7. West Wits, di Carletonville, Afrika Selatan produksiĀ  22.452 kg.
8. Lagunas Norte, lokasidiĀ  Santiago de Chuco, Peru produksi 21.829 kg.
9. Kalgoorlie Super Pit, di Kalgoorlie, Australia produksi 21.262 kg.
10. Boddington di Boddington, Australia produksi 21.006 kg.

Ternyata negara penghasil emas terbanyak di dunia bukan Indonesia, Amerika Serikat atau Afrika Selatan, tetapi negara-negara berikut ini.

1. Cina menambang 355.000 kg.
2. Australia menambang 270.000 kg
3. Amerika Serikat menambang 237.000 kg
4. Rusia menambang 20.000 kg.
5. Afrika Selatan menambang 190.000 kg.
6. Peru menambang 150.000 kg.
7. Canada menambang 110.000 kg.
8. Ghana menambang 100.000 kg.
9. Indonesia menambang 100.000 kg.
10. Uzbekistan menambang 90.000 kg.

Berdasarkan data tersebut, Cina tidak memiliki tambang emas modern dengan kapasitas besar. Tetapi, ternyata justru merupakan negara dengan produksi emas terbesar di dunia, bahkan 3,5 kali lebih besar daripada Indonesia yang memiliki Grasberg, tambang terbesar di dunia.

Ini disebabkan tambang di Cina sebagian besar merupakan tambang-tambang kecil yang dikelola oleh rakyat, namun jumlahnya ribuan. Kalau tambang emas di dunia seperti Grasberg (Papua) dikelola oleh rakyat seperti di Cina, mungkin akan mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Beberapa Tempat Kursus Jahit di Jogja
Sebelumnya: Menghitung Modal Awal Usaha Jus Buah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar