Tan Malaka dalam Biografi Tokoh-tokoh Terkenal di Indonesia

Tan Malaka

Tan Malaka adalah sosok pejuang Indonesia yang sering terlupakan. Kontribusinya terhadap bangsa ini tidak diragukan lagi. Ia bukanlah seorang komunis tapi seorang sosialis. Selama 30 tahun ia menentang kolonialisme tanpa henti.

Loading...

Tan Malaka bernama Ibrahim. Sebutan Sutan Ibrahim adalah gelar dari sukunya. Ia lahir di Pandan Gadang, Suliki, Sumatera Barat pada tahun 1896. Pendidikannya di mulai dari Bukit tinggi, lalu dilanjutkan ke Belanda. Pada tahun 1919 ia pulang dan bekerja di perkebunan Tanjung Morawa, Deli Sumatera Utara.

Perjuangan Tan Malaka

Perjuangannya terhadap koloniaslisme tak kenal lelah. Ia diburu dan dicari oleh berbagai Interpol asing. Perjuangannya bukan saja di bumi nusantara tapi juga melintasi dunia. Ia menjadi inspirasi bagi negara-negara tertindas.

Ia telah melintasi Amsterdam, Berlin, Moskow, Shanghai, Manila, Singapura, Penang dan kota-kota luar lainnya. Meski diburu dan dicari, semangatnya tak pernah luntur bahkan “menjadi-jadi”.

Bukan hanya sebagai aktivis pejuang, ia juga seorang pemikir. Jangkauan intelektualitasnya dalam dan luas serta menguasai banyak bahasa.

Bukunya-bukunya menjadi bacaan yang memberi inspirasi bagi anak-anak muda pejuang Indonesia. Ia banyak menulis buku ditengah-tengah bisingan peluru dan mortir.

Tan Malaka adalah Bapak Republik negeri ini. Ia lah yang menggagas konsep republik bagi negeri ini. Bukunya Naar de Republiek Indonesia (Menuju Republik Indonesia) ia tulis 20 tahun sebelum negeri ini benar-benar menjadi republik, yaitu pada April tahun 1925 di Kanton. Pada Desember tahun yang sama dicetak ulang di Tokyo. Bung Karno banyak menyerap gagasan-gagsannya.

Sikap Tan Malaka terhadap penjajah tak kenal kompromi. Baginya merdeka seratus persen adalah suatu keharusan. Atas sikapnya itu ia harus masuk penjara belasan kali, di dalam dan luar negeri. Bahkan ia tak setuju dengan perundingan dan diplomasi ala Soekarno-Hatta.

Ia adalah pejuang republik ini. Namun sayang, dalam buku-buku sejarah namanya disisihkan oleh bangsa ini sendiri. Bahkan ia juga harus mati ditangan putra bangsa yang diperjuangkannya. pada bulan Februari tahun 1949 Tan Malaka entah kemana, bahkan kuburannya pun tidak ditemukan.

Kehidupan Tan Malaka adalah sebuah biografi tokoh-tokoh terkenal di Indonesia yang patut diabadikan. Semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Penemuan Buaya Terbesar di Kalimantan
Sebelumnya: Puisi-puisi Pendidikan: Guru Sebagai Sumber Ilmu
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar