Syarat Ideal Tumbuh Tanaman Buah Naga


Buah Naga merupakan salah satu jenis tanaman yang pada saat ini sedang ramai dibicarakan. Hal ini karena tanaman tersebut memiliki banyak khasiat serta mudah dikembangkan. Syarat tumbuh tanaman Buah Naga sendiri tidak terlalu sulit, sehingga bisa dikembangkan oleh siapa saja.

Buah Naga sendiri merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki karakteristik seperti tanaman kaktus. Di sisi lain, buah ini disukai karena di dalamnya tidak terkandung residu kimia yang bisa membahayakan tubuh manusia dan juga lingkungan. Hal ini bisa didapat karena untuk proses penanamannya bisa dilakukan tanpa harus menggunakan dukungan unsur kimia seperti penggunaan pupuk buatan.

Sistem penanaman yang ramah lingkungan ini merupakan salah satu kelebihan dari tanaman Buah Naga. Dengan sistem penanaman organik, tanah yang digunakan sebagai media tanam, akan tetap sehat. Dengan demikian tanah tersebut bisa digunakan untuk sistem pertanian yang berkepanjangan, tanpa harus khawatir terjadi penurunan kualitas tanah.

Penanaman

Dalam proses penanaman tumbuhan Buah Naga ini, sebaiknya dilakukan pada tanah yang berada di kawasan dataran rendah atau menengah. Tumbuhan ini akan tumbuh optimal jika ditanam pada ketinggian maksimal 800 meter di atas permukaan laut. Buah Naga yang bisa ditanam pada ketinggian ini biasanya berjenis Selenicereus megalanthus. Buah Naga ini memiliki kulit berwarna kuing, dengan daging putih mulus.

Sedangkan jenis lain, seperti jenis Hyloreceus undatus serta Hylocereus costaricensis, lebih cocok jika ditanam pada ketinggian antara 100-300 meter di atas permukaan laut. Suhu ideal untuk tanaman Buah Naga ini berkisar antar 26-36 derajat Celcius.

Jenis tanaman ini memiliki karakteristik yang tahan terhadap situasi minim air. Namun demikian, dalam perawatannya harus tetap diberikan air sebagai sumber hidup tanaman tersebut. Mengingat air merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi tanaman sebagai makhluk hidup.

Persiapan Teknis

Dalam persiapan penanaman, langkah penting yang perlu diingat adalah melakukan pengolahan lahan. Pengolahan lahan ini bertujuan untuk menggemburkan lahan dengan cara dicangkul. Selain itu, pencangkulan ini bertujuan untuk mencampur tanah pada lapisan atas dengan lapisan di bawahnya.

Apabila tanah sudah gembur, akan memudahkan akar tanaman Buah Naga untuk menyerap unsur hara yang ada di tanah tesebut. Perlu diingat bahwa tingkat keasaman tanah tidak boleh lebih dari 6pH.

Selain dicangkul, perlu juga dilakukan pemupukan dasar. Caranya dengan memanfaatkan daun-daun dan pupuk kompos di sekitar tanaman tersebut.

Dengan cara ini, maka pemanfaatan pupuk kimia bisa diminimalisasi dan tanah tidak menjadi rusak.

Selanjutnya : Syarat Kerja : Siapkan Surat Lamaran Pekerjaan
Sebelumnya: Surat Tentang Keesaan Allah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar