Tanaman Warung Hidup


Pada zaman yang serba mahal ini, manusia harus memutar otak untuk mencari sumber penghasilan tambahan. Memanfaatkan tanah pekarangan untuk ditanami tanaman produktif dan bernilai ekonomis tinggi adalah salah satu solusinya.

Pemanfaatan pekarangan sebagai lahan tanaman produktif pernah menjadi program pemerintah Indonesia dan dikenal dengan sebutan apotek hidup dan warung hidup.

Apotek hidup adalah lahan atau aktivitas menanam tanaman yang memiliki efek farmatif dan mampu berfungsi sebagai pereda sakit atau obat bagi penyakit tertentu, sedangkan warung hidup adalah membudidayakan tanaman warung hidup yaitu tanaman yang bermanfaat sebagai bahan pangan, pelengkap bumbu, sayur-mayur serta buah-buahan, serta dapat dikembangkan di lahan sempit atau luas.

Tumbuhan budidaya warung hidup yang lazim kita temui adalah singkong, ubi jalar, tomat, cabe, daun salam, daun prei, serai, daun pandan, lidah buaya, serta beberapa buah yang mudah dibudidayakan seperti jeruk nipis, jambu biji, jambu air, dan mangga.

Beberapa manfaat warung hidup bagi kehidupan kita adalah :

1. Sarana mengisi waktu luang. Ibu rumah tangga atau para pekerja memerlukan jeda dari kepenatan yang timbul dari aktivitas keseharian. Meluangkan waktu dengan memanfaatkan lahan pekarangan kosong dengan membudidayakan warung hidup dapat memberikan hiburan yang murah meriah

2. Memicu kreativitas. Lahan sempit bukan alasan untuk tidak menanam pohon, berkembangnya teknik holtikuktura dan tanaman buah dalam pot (tabulampot) mampu memicu kreativitas kita untuk memanfaatkan kaleng dan botol bekas sebagai wahana tanam. Tanaman bawang prei, seledri, dan rempah-rempah dapat dibudidayakan di lahan sempit

3. Mendukung gerakan penghijauan. Tidak peduli berapa pohon atau berapa besar tanaman yang kita tanam, itu berarti kita telah melakukan penghijauan dan menyumbang suplai oksigen bagi lingkungan

4. Bernilai Ekonomis. Memiliki warung hidup di rumah sangat menyenangkan karena kita tidak perlu membeli rempah, cabe dan pelengkap bumbu. manfaat warung hidup sangat nyata dirasakan ketika sempat beberapa kali harga cabe melambung tinggi di pasaran,. Buah-buahan atau ubi yang ditanam di pekarangan juga bisa dijual sebagai tambahan penghasilan.

5. Penghasil kompos. Daun tanaman yang berguguran adalah sumber pupuk alami bagi kesuburan tanah pekarangan kita.
Meski gaung program pemerintah untuk mengintensifkan warung hidup tidak terdengar lagi, ada baiknya kita membudidayakan kembali tanaman warung hidup, mengingat besarnya manfaat yang dapat kita peroleh.

Meta deskripsi: Tanaman warung hidup adalah sebuah program yang sangat bermanfaat. Melalui program ini, kita diharapkan dapat hidup lebih hemat dan sehat.

Selanjutnya : Kumpulan Film Horor Parodi dalam Scary Movie Series
Sebelumnya: Kisah Pembangunan Gedung Sate Tempo Dulu
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar