Beberapa Tanggapan Para Ilmuwan tentang Teori Darwin


Anda tentu sudah sering mendengar nama Charles Darwin. Atau Anda lebih familiar dengan istilah teori evolusi Darwin? Charles Darwin merupakan seorang ilmuwan yang lahir pada tanggal 12 Februari 1809 di Shrewbury, Inggris. Akan tetapi, ada beberapa tanggapan para ilmuwan tentang teori Darwin yang tidak menyetujui atau lebih menentang teorinya.

Anda juga tentu sudah pernah mendengar teorinya mengenai jerapah. Menurut Darwin, dulu jerapah terbagi menjadi dua jenis, jerapah dengan leher panjang dan jerapah dengan leher pendek.

Jerapah berleher pendek tidak mampu menjangkau daun-daun pada pohon yang tinggi. Akibatnya berujung pada kepunahan jerapah berleher pendek karena sumber makanan yang tidak bisa mereka jangkau.

Sedangkan jerapah berleher panjang tetap bisa bertahan hidup. Istilah untuk keadaan seperti ini adalah hukum Survival of The Fittest.

Teori Darwin mengenai jerapah berleher pendek dan berleher panjang ditanggapi dengan bantahan oleh dua ilmuwan lainnya yaitu Lamarck dan Weismann.

Pendapat  Lamarck

Lamarck menolak pendapat Darwin mengenai jerapah berleher pendek yang punah dan jerapah berleher panjang yang tetap bertahan hidup.

Darwin lebih menekankan adanya seleksi alam dalam proses kepunahan dari jerapah berleher pendek. Menurut Lamarck, jerapah pada awalnya berleher pendek, tetapi karena makanannya berupa daun semakin sulit didapatkan serta berada pada pohon tinggi, berangsur-angsur dari generasi ke generasi leher jerapah beradaptasi dan semakin panjang. Memanjangnya leher jerapah berfungsi untuk menjangkau daun-daunan yang letaknya lebih tinggi.

Pendapat Weismann

Bantahan atau tolakan dari Weismann mengenai pendapat Darwin lebih ditekankan pada proses seleksi alam yang dicetuskannya. Weismann berpendapat bahwa gen memiliki pengaruh penting dalam pewarisan sifat-sifat kepada keturunannya.

Sifat-sifat yang dipengaruhi oleh lingkungan tidak akan diturunkan pada generasi selanjutnya. Menurutnya juga, mengapa jerapah berleher panjang bisa bertahan sampai sekarang karena gen leher panjang pada jerapah lebih bersifat dominan, sedangkan gen leher pedek pada jerapah lebih bersifat resesif.

Setiap pendapat dari ilmuwan tentunya akan mendapatkan tanggapan dari ilmuwan lainnya, baik tanggapan berupa sanggahan atau penolakan maupun tanggapan yang berupa persetujuan atau dukungan.

Tentunya kedua jenis tanggapan tersebut disertai dengan alasan yang kuat. Tanggapan para ilmuwan tentang teori Darwin pun tidak lepas dari dukungan dan sanggahan atau penolakan. Seperti halnya tanggapan dua ilmuwan di atas, Lamarck dan Weismann.

Selanjutnya : Cara Menanam Bawang Merah dalam Polybag
Sebelumnya: Peluang Pekerjaan untuk Berwiraswasta
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar