Menentukan Tarif Pajak Air Permukaan


Air adalah sumber daya alam paling vital bagi manusia. Dengan air, manusia bisa minum, makan, dan membersihkan diri dari setiap kotoran yang menempel.

Di daerah-daerah tertentu seperti perkotaan, penggunaan air tanah dangkal tidak diperbolehkan karena sifatnya yang terbatas. Maka dari itu dipakailah kemudian air tanah permukaaan yang pemakaiannya pun diatur dalam undang-undang, termasuk juga tentang tarif pajak air permukaan yang dibebankan.

Setiap daerah memiliki aturan dan ketentuan sendiri mengenai tarif  pajak yang dibebankan kepada masyarakatnya. Salah satu tarif yang ditetapkan oleh setiap pemerintah daerah adalah tarif pajak air.

Tarif pajak ini dihitung dengan seberapa banyak air permukaan yang dipakai oleh masyarakat, pun setiap propinsi menerapkan tarif berbeda-beda.

Penentuan tarif yang berbeda-beda dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor pemanfaatan air yang terbagi menjadi kelompok niaga, industri, pertanian, dan perusahaan air. Harga baku setiap air tanah berbeda-beda pula di tiap propinsi, di propinsi Banten misalnya harga air dipatok 75,-/m3.

Penentuan tarif pajak air juga didasarkan pada laporan pengambilan dan pemanfaatan air oleh wajib pajak. Laporan pengambilan tersebut seterusnya dipakai untuk menilai perolehan air dan besarnya pajak yang harus dibayarkan.

Pengambilan air permukaan tanah memang dikenai pajak, kecuali beberapa instansi berikut ini :

1. Pengambilan air permukaan tanah untuk rumah tangga.

2. Pengambilan air permukaan tanah untuk pertanian rakyat kecil.

3. Pengambilan air permukaan tanah untuk BUMN dan BUMD untuk keperluan pengairan.

4. Pengambilan air permukaan tanah untuk pemerintah pusat dan daerah.

5. Pengambilan air permukaan tanahg yang termaktub dalam peraturan daerah.

Nilai perolehan air merupakan dasar pengenaan pajak pengambilan air. Nilai tersebut diambil berdasar perkalian antara harga dasar air dengan volume air per bulan. Sedangkan tarif pajak pengambilan air sebanyak 10 % dari nilai peroleh air.

Bagaimana cara menentukan harga dasar air? Harga dasar air dihitung dari (komponen sumber daya air) x (harga air baku) x (faktor pengambilan air tanah).

Sedangkan komponen sumber daya air ialah jenis sumber air, lokasi sumber air, kualitas air, dan kondisi daerah aliran sungai. Setiap komponen tersebut mempunyai nilai-nilainya sendiri yang akan mempengaruhi tarif pajak air permukaan.

Sekarang menjadi pilihan Anda untuk mempertimbangkan lagi pengambilan air tanah permukaan.

Selanjutnya : Kumpulan Drama Cinta
Sebelumnya: Beberapa Proses Lamaran Pernikahan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar