Tata Cara Dzikir dan Bacaannya


Tata cara dzikir pada artikel ini dipaparkan berdasarkan urutan yang terdapat dalam sunnah nabi. Dzkir merupakan sikap saat kita selalu mengingat Tuhan dalam kondisi apa pun, baik itu senang maupun susah. Sebagai junjungan umat Islam, Muhammad melakukan ibadah dzikir ini setiap selesai sholat wajib. Berikut ini adalah tata cara sesuai dengan yang diriwayatkan pada Hadist Riwayat Muslim.

Bacaan Dzikir

1.    Bacaan pertama adalah istighfar sebanyak tiga kali, yaitu  .
Bacaan tersebut berisi permohonan ampun kepada Tuhan, maka dari itulah harus diucapkan dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati. Kemudian dilanjutkan dengan Allahumma anta salam waminka salam tabarokta yadzal jalali wal ikrom  .

Bacaan setelah istighfar ini merupakan sanjungan dan pujian bagi Tuhan sebagai pemberi keselamatan, Maha Suci, Maha Agung dan Maha Mulia.

2.    Setelah itu, bacalah tahlil atau ucapan La Ilaha Illallah yang dilanjutkan dengan  Wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in Qadir. Allahumma la mani’a lima a’thayta wala mu’thiya lima mana’ta, wala yanfa’u dzal jaddi minkal jad.

Seperti telah diketahui, bacaan tahlil adalah pengakuan Tuhan yang Tunggal atau Maha Esa, tidak ada sekutu dan tidak dipersekutukan. Sementara lanjutan dari bacaan tersebut merupakan puji-pujian kepada Tuhan, pengakuan Kemahakuasaan Tuhan dan pengakuan bahwa apa pun yang terjadi adalah atas kehendak Tuhan.

3.    Berikutnya masih bacalah tahlil atau ucapan La Ilaha Illallah yang dilanjutkan dengan  Wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in Qadir.

Kemudian dilanjutkan dengan la hawla wala quwata illa billah, laa ilaha illallah, wala na’ budu illa iyyah, lahunna’mah walahulfadlu walahu thana’ul hasanu, laa illaaha illallahud diina lahud diina walaw karihal kafiruun.

4.    Setelah itu bacalah tasbih yang berbunyi subhanallah sebanyak 33 kali, yang diikuti dengan hamdalah yang berbunyi alhamdulillah juga sebanyak 33 kali, dan takbir, Allahu Akbar sebanyak 33 kali. Kemudian genapkanlah menjadi seratus dengan membaca tahlil atau ucapan La Ilaha Illallah yang dilanjutkan dengan  Wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in Qadir.

5.    Lanjutkan tata cara dzikir ini dengan membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas. Ketiganya dibaca masing-masing sebanyak tiga kali.
6.    Bacaan berikutnya adalah ayat kursi atau surat Al Baqarah ayat 255 yang isinya merupakan informasi mengenai kebesaran Tuhan.

Informasi Tambahan

Setelah butir ke-3, terkadang ada perbedaan urutan antara langkah nomor 4, 5 dan 6. Namun demikian pembacaan dengan urutan yang berbeda juga dibolehkan. Asalkan niatnya ikhlas dan sungguh-sungguh tentu Tuhan akan mendengar doa kita. Demikianlah ulasan mengenai tata cara dzikir.

Selanjutnya : Beberapa Macam Teknik Melukis
Sebelumnya: Hindari Posisi Tidur Sakit Punggung
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar