Tata Cara Membuat Surat Penawaran


Berbeda dengan membuat surat pada umumnya, surat penawaran memiliki tata cara penulisan tersendiri karena termasuk dalam kategori surat formal atau resmi. Tata cara membuat surat penawaran, tidak hanya akan membuat surat Anda tampak rapi tetapi juga mudah dipahami dan dimengerti.

Sebagai surat formal atau resmi, surat penawaran harus dilengkapi dengan unsur-unsur kepala surat. Seperti nama dan logo perusahaan, alamat perusahaan, nomor surat, perihal surat, dan tujuan serta alamat penerima surat penawaran.

Membuat Surat Penawaran

Dalam tata cara penyusunan surat penawaran, terdapat tiga bagian penting yang harus dibuat yakni bagian pembuka, isi, dan penutup. Bagian pembuka berisi alasan dibuatnya surat penawaran. Alasan ini bisa berupa kelanjutan dari sebuah pembicaraan yang pernah Anda lakukan atau iklan perusahaan yang membuka kesempatan untuk menerima penawaran.

Selain itu, bagian isi terdiri atas penjelasan lengkap mengenai barang dan jasa yang ditawarkan untuk meyakinkan penerima surat penawaran. Pada bagian ini, Anda perlu mencantumkan jenis barang atau jasa, jumlah barang, keterangan teknis, dan harga.

Jelaskan pula mengenai kemampuan yang dimiliki perusahaan Anda yang meliputi tenaga ahli, peralatan, dan sarana. Selanjutnya di bagian penutup, sampaikan harapan Anda untuk mengadakan kerja sama lebih lanjut, salam penutup, nama lengkap, dan tanda tangan pihak yang bertanggung jawab dalam surat penawaran tersebut.

Sebagai lampiran dan untuk semakin meyakinkan penerima surat penawaran, Anda dapat menyertakan pekerjaan atau proyek kerja sama yang pernah ditangani oleh perusahaan Anda. Khusus untuk surat penawaran yang hendak diberikan kepada instansi pemerintah harus dilampiri dengan Tanda Daftar Rekanan (TDR), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Jika Anda menawarkan barang atau jasa, ada baiknya dilengkapi pula dengan brosur yang menarik atau CD yang menampilkan demo produk Anda.

Surat penawaran tersebut dapat dikemas dengan menggunakan amplop atau map yang menampilkan ciri khas perusahaan Anda. Jika tata cara membuat surat penawaran ini diikuti, peluang untuk merebut perhatian penerima surat penawaran sudah Anda dapatkan.

Selanjutnya, Anda hanya perlu menunggu respons atas surat penawaran tersebut. Semoga dengan mengetahui cara membuat surat penawaran, Anda dapat segera mendapatkan keuntungan dari produk yang Anda hasilkan.

Selanjutnya : Bolehkah Memberi Makan Bayi Usia 4 Bulan?
Sebelumnya: Makalah Tenses dalam Bahasa Inggris
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar