Teknologi Transportasi


Teknologi transportasi sangat penting dalam peradaban manusia sebagai sarana perhubungan untuk mengangkut atau memindahkan orang dan barang dari satu tempat ke tempat yang lain dengan menggunakan kendaraan yang digerakkan oleh tenaga manusia maupun tenaga mesin. Sarana transportasi masa lalu terus mengalami perkembangan mulai dari yang berkecepatan rendah dan daya angkutnya terbatas hingga ke sarana transportasi masa kini yang berkecepatan tinggi dengan daya angkut massal.

Jenis-jenis transportasi, di antaranya sebagai berikut.

  1. Transportasi darat adalah sarana angkutan yang melalui jalur darat, baik yang bermesin (motor, mobil, bajaj, bus, kereta api) maupun yang tidak bermesin dan menggunakan tenaga manusia maupun tenaga hewan (gerobak, delman, becak, sepeda).
  2. Transportasi air adalah sarana angkutan yang melalui jalur air, seperti sungai, laut, danau yang bermesin (perahu motor, kapal feri, kapal pesiar) maupun yang tidak bermesin dan menggunakan tenaga manusia (perahu dayung, perahu layar, rakit).
  3. Transportasi udara adalah sarana angkutan yang melalui jalur udara, di antaranya pesawat terbang, helikopter, balon udara.

Jenis transportasi modern, di antaranya 1) Kapal Induk yaitu kapal besar yang dapat digunakan sebagai landasan pesawat tempur; 2) Kereta Bawah Tanah (subway) di beberapa negara maju, seperti Amerika, Inggris, dan lain-lain; 3) Kereta Api Cepat di Perancis dan Jepang dengan kecepatan mencapai lebih dari 300 km/jam; 4) Mobil Listrik yang bertenaga listrik; 5) Mobil Murah dan Ramah Lingkungan atau LCGC (low cost and green car); 6) Pesawat Luar Angkasa yang digunakan manusia untuk menjelajah luar angkasa.

Dampak perkembangan transportasi, di antaranya mempercepat arus lalu lintas orang dan barang dalam lingkup regional, nasional, maupun internasional. Namun, perkembangan ini membawa dampak negatif, di antaranya masalah kemacetan karena kendaraan pribadi yang tumpah ruah di jalan tidak sebanding dengan peningkatan kapasitas jalan.

Masalah transportasi lainnya adalah angka kecelakaan yang tinggi di jalan raya, di lalu lintas air, maupun kecelakaan pesawat terbang yang memakan korban jiwa dan kerugian materi sangat besar, seperti tenggelamnya kapal titanic, jatuhnya pesawat adam air, dan kecelakaan transportasi lainnya.

Teknologi transportasi tidak terlepas dari bahan bakar. Sayangnya, saat ini bahan bakar yang digunakan merupakan bahan bakar yang tidak diperbaharui dan berpotensi mencemari lingkungan. Semoga pemerintah memberikan lebih banyak perhatian pada transportasi umum sehingga penggunaan transportasi pribadi bisa dikurangi demi kelestarian bumi.

Selanjutnya : Artis Pria Latin Sexy
Sebelumnya: Prediksi Episode Terakhir Naruto Shipuden
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar