Pembahasan Tentang Kasih Alkitab

Pembahasan kali ini tentang kasih Alkitab, penulis ingin membahas dari beberapa ayat di Alkitab yang membicarakan tentang kasih. Ayat yang akan penulis bahas yaitu Yohanes 3: 16 dan Markus 12: 30-31.

Dalam surat Yohanes tersebut, membicarakan mengenai bagaimana Allah sangat mencintai isi dunia ini, sehingga ia mengaruniakan seorang yang besar agar orang yang mengikutiNya maka akan memperoleh hidup yang kekal dan sejati. Dalam mengartikan ayat ini mengandung beberapa arti, yaitu bahwa kasih dari Allah itu sangat luas, dan Ia juga memberikan sebuah karunia seorang Juru Selamat.

Dalam sebuah kepercayaan mengandung beberapa arti, yaitu adanya keyakinan tentang Sang Juru Aelamat. Adanya ketaatan pada Kristus bagi umat kristiani dan adanya kepercayaan pada Kristus bahwa Ia mampu membantu saudaranya. Adanya hidup kekal di sini bermaksud, setelah mati Tuhan akan menghidupkan kembali untuk hidup kekal. Selain itu, kekal di sini juga berarti bersih dari dosa, jauh dari iblis, dan yang paling terpenting adalah bagaimana kualitas hidup kita yaitu menunjuk pada sang Ilahi.

Untuk surat Markus 12: 30-31, di dalam ayat itu mengartikan anjuran bahwa sebagai manusia harus mencintai Allah dengan sepenuh hati. Dalam kehidupan sehari-hari yang harus dilakukan adalah mengikuti perintahNya dan menjauhi laranganNya. Umat kristiani dalam kehidupan ibadahnya tentu beribadah seperti ke gereja. Bukan saja hanya sekadar beribadah ke rumah ibadah, namun juga dalam kehidupan kristiani perlu adanya ucapan, ingatan, dan perilaku yang mendasarkan diri untuk selalu mengingat Tuhan yang besar.

Pembahasan tentang kasih Alkitab ini juga membahas surat Markus 12: 31 yang juga membicarakan tentang kasih kita kepada sesama. Bukan hanya umat kristiani saja, umat yang lain tentu setuju ketika membicarakan tentang kasih kita kepada orang lain. Bagaimanapun hidup kita selalu dipenuhi oleh hidup yang bersosial, ketika kita membutuhkan orang lain dalam setiap yang kita lakukan, maka kita harus menghargai hadirnya orang lain.

Jika setiap kristiani telah memenuhi ayat markus 12: 31 ini maka tidak akan ada perampokan dan kejahatan lainnya, karena ada rasa menghargai, dan juga tidak memiliki rasa cemburu karena itu adalah milik seseorang. Ayat ini semoga menjadi ajakan dan pembuktian seorang kristiani yang mengagungkan tentang kedamaian dan kasih pada sesama.

Selanjutnya : Sifat Nabi Muhammad Sebagai Sahabat Baik
Sebelumnya: Mengenal Perusahaan Gula di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

//adsnya disini