Teori Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Beberapa teori keselamatan dan kesehatan kerja telah banyak dikemukakan oleh para ahli. Dari berbagai definisi para ahli tersebut, bisa disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan keselamatan dan kesehatan kerja atau disingkat dengan K3 adalah upaya-upaya yang dilakukan agar terciptanya suasana kerja yang aman dan nyaman sehingga keselamatan baik fisik maupun rohani pekerja terjamin.

Unsur dan Prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Dalam menunjang tercapainya keselamatan dan kesehatan pekerja selama di lapangan, perlu diperhatikan adanya unsur-unsur keselamatan dan kesehatan kerja tersebut. Berikut ini adalah unsur-unsur keselamatan dan kesehatan kerja, yaitu:

1. Penggunaan alat pelindung diri selama di tempat bekerja. Misalnya: seorang tenaga kesehatan yang sering bersentuhan dengan zat-zat yang memungkinkan terjadinya penularan baik dari pasien ke tenaga medis ataupun sebaliknya dituntut untuk melengkapi diri dengan alat pelindung diri, berupa sarung tangan, masker, sepatu tahan air, kaca mata pelindung, dan lain sebagainya.

2. Penggunaan buku petunjuk atau pedoman dalam menggunakan alat-alat yang biasa digunakan di tempat kerja. Hal ini penting dilakukan agar setiap pekerja mengerti bagaimana cara menggunakan alat yang tersedia dan menghindari terjadinya kecelakaan karena kelalaian penggunaan alat yang tidak sesuai dengan aturan pakai.

3. Pembagian dan pengaturan tugas dan tanggung jawab yang jelas di antara pekerja
Hal ini penting dilakukan agar tercapainya keefisienan dalam pekerjaan dan adanya penanggungjawab yang jelas dalam setiap bidang atau divisi pekerjaan.

4. Tempat kerja haruslah aman sesuai dengan standard keamanan yang ditetapkan atau disebut dengan standar SSLK – Syarat Syarat Lingkungan Kerja – yang meliputi tempat kerja bersih dari asap rokok, debu, kotoran, kebisingan, dan lain sebagainya, cahaya penerangan haruslah memadai, ventilasi udara yang baik.

5. Tersedianya fasilitas atau sarana penunjang kesehatan pegawainya, baik jasmani ataupun rohani.

6. Tersedianya fasilitas lainnya secara lengkap di tempat kerja.

7. Adanya kesadaran dari seluruh pihak untuk senantiasa waspada dan memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja.

Keselamatan dan kesehatan kerja ini tentu menjadi bagian dari perhatian utama perusahaan dalam mempekerjakan karyawannya. Dengan suasana kerja yang aman dan nyaman, tentu akan meningkatkan tingkat produktivitas pegawai.

Semoga informasi mengenai teori keselamatan dan kesehatan kerja ini bisa bermanfaat bagi anda.

Selanjutnya : Membandingkan Sistem Politik yang Ada di Negara Lain
Sebelumnya: Pohon Kelapa Pohon yang Kaya Manfaat
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar