Teori Keterampilan Kerja Karyawan


Dalam teori keterampilan kerja karyawan dipahami bahwa seorang karyawan haruslah memiliki keterampilan terutama di bidang pekerjaannya. Keterampilan itulah yang akan menjadi pemicu dalam upaya peningkatan produktifitas dan kinerja dari karyawan yang bersangkutan. Tentu hal ini akan memberikan keuntungan bagi kedua  belah pihak.

Di pihak karyawan ia akan mendapatan apresiasi atas apa yang sudah dilakukannya terhadap perusahaan, bisa berupa pemberian insentif, bonus, atau bahkan kenaikan jabatan. Sedangkan bagi perusahaan, keterampilan kerja yang ditampilkan oleh karyawan akan berimbas pada peningkatan produktifitas dan keuntungan bagi perusahaan.

Namun, apakah sebetulnya yang dimaksud dengan keterampilan? Banyak beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang keterampilan. Dari beberapa definisi tersebut, bisa disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan keterampilan adalah kemampuan seseorang dalam melakukan pekerjaan dengan mudah yang didapatnya dari hasil pelatihan atau pengalaman pribadinya.

Sementara jika dikaitkan dengan dunia pekerjaan, maka yang dimaksud dengan keterampilan kerja karyawan adalah kemampuan seorang karyawan dalam melakukan pekerjaannya dengan mudah , yang dilakukan berdasarkan pengembangan dari berbagai pelatihan atau pengalaman yang sudah pernah dialaminya.

Secara umum, terdapat 4 jenis keterampilan yang sebaiknya bisa dipenuhi secara keseluruhan oleh karyawan, yaitu sebagai berikut:

1. Keterampilan Dasar

Keterampilan dasar ini  meliputi keterampilan atau kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap karyawan. Misalnya harus bisa menulis, menghitung, membaca,dan sebagainya.

2. Keterampilan Teknis

Keterampilan teknis adalah keterampilan yang dimiliki oleh seseorang yang berkaitan dengan teknis operasional. Misalnya bisa mengoperasikan computer dengan baik, bisa mengendarai motor/mobil, dan sebagainya.

3.  Keterampilan Interpersonal

Keterampilan interpersonal ini adalah keterampilan atau kemampuan seorang karyawan dalam melakukan interaksi dengan orang yang berada disekitarnya, misalnya dengan atasan atau rekan kerja.

4. Keterampilan Penyelesaian Masalah

Keterampilan penyelesaian masalah ini haruslah dimiliki oleh setiap karyawan yang dalam keseharian selalu bersinggungan dengan berbagai masalah berkaitan dengan pekerjaannya. Saat menyelesaikan masalah, karyawan akan dilatih untuk meningkatkan kemampuan analisis serta logikanya sehingga bisa didapatkan solusi terbaik.

Mengingat pentingnya keterampilan dalam dunia kerja, maka setiap karyawan hendaknya terus meningkatkan kemampuan serta kapasitas yang dimilikinya sehingga bisa bersaing secara sehat dalam pekerjaan.

Semoga informasi mengenai  teori keterampilan kerja karyawan ini bisa memacu anda dalam meningkatkan produktifitas serta daya saing di dunia kerja.

Selanjutnya : Trik Buka Inbox Facebook Orang Lain
Sebelumnya: Mengenal Profil Putra Nababan - Berawal dari RCTI
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar