Teori Media Massa Elektronik yang Berkaitan dengan Radio dan Televisi


Dalam pembelajaran komunikasi massa, salah satu yang harus diketahui adalah teori media massa elektronik yang berkaitan dengan radio. Sebelum membahas lebih lanjut tentang radio dan teori media massa yang terkait, alangkah baiknya untuk terlebih dahulu membahas media massa.

Pengertian Media Massa

Media massa merupakan istilah yang sudah digunakan sejak era 1920-an untuk mengistilahkan jenis media untuk masyarakat luas. Media massa ini ada dua macam, media massa cetak, dan media massa elektronik. Media massa cetak ini seperti surat kabar, majalah, tabloid, dan sebagainya, sedangkan media massa elektronik berupa televisi, radio.

Teori-Teori Media Massa

Untuk mempelajari lebih mendalam tentang media massa, haruslah mengetahui teori-teori yang berkaitan dengannya, berikut ini adalah  teori media massa elektronik yang berkaitan dengan radio, televisi, dan internet.

1.    Social Scientific Theory

Teori ini didasarkan pada pernyataan tentang cara kerja, sifat dasar, serta pengaruh dari komunikasi massa yang diteliti.

Contoh : hubungan antara mendengarkan siaran radio dakwah dengan perilaku sosialnya sehari-hari.

2.    Teori media klasik: Mcluhan & inis

Media digunakan sebagai alat manusia yang menguasai media.

Contoh : seorang calon presiden menggunakan media untuk menyorot kebaikan-kebaikan dan keagungannya sehingga mendapat tanggapan positif dari masyarakat luas.

3.    Teori Model Lasswell

Teori hasil temuan Harold Laswell ini menggunakan model komunikasi sederhana, yaitu mempelajari : Who (siapa komunikatornya), Says what (pesan apa yang disampaikan), in which channel (menggunakan perantara atau channel apa), to whom (pada siapa ia berbicara) dan what that effect (apa pengaruh yang ditimbulkan dari komunikasi tersebut).

Contoh : seorang pakar pendidikan (siapa) berbicara tentang sistem pendidikan home schooling (apa) lewat radio (saluran) kepada para pendengar radio (kepada siapa) yang memberikan pengaruh pada pendengar apakah akan menggunakan sistem home schooling ataukah tidak (efek).

4.    Teori Agenda Setting

Teori ini memberikan pengaruh pada masyarakat sehingga menganggap jika peristiwa yang diberitakan itu penting. Oleh karena itu, dalam teori ini media dianggap memiliki efek kuat, khususnya mengenai proses, bukan pada berubahnya sikap serta pendapat.

Contoh: semua media menayangkan pemberitaan suatu acara A, sehingga masyarakat akan menganggap jika peristiwa yang diberitakan itu penting.

Demikian beberapa teori media massa elektronik yang berkaitan dengan radio, semoga bisa membantu anda untuk mempelajari lebih dalam tentang komunikasi massa, khususnya radio.

Selanjutnya : Tiga Tim Sepak Bola Terbaik Sepanjang Masa Menurut FIFA
Sebelumnya: Tempat yang Dikenal Sebagai Central Pasar di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar