Teori Motivasi Kerja dengan Prestasi Kerja


Teori motivasi kerja dan prestasi kerja. Dalam bekerja, performa seseorang sangat ditentukan oleh beberapa faktor. Di antaranya adalah motivasi kerja. Dengan motivasi kerja yang baik maka kinerja seseorang pun akan baik. Dengan kinerja yang baik, maka etos kerja akan meningkat sehingga seseorang berpotensi meraih prestasi kerja yang dicapainya.

Teori motivasi kerja dan prestasi kerja memang dapat dipelajari. Namun, implementasinya di lapangan bergantung pada kemauan keras yang dimiliki individu untuk mencapai tujuan tertentu dalam bekerja. Motivasi yang dimiliki seseorang dapat diperoleh dari dalam diri orang tersebut (internal) maupun dari luar orang tersebut (eksternal).

Seorang pekerja dengan motivasi kerja yang tinggi akan selalu mencoba melakukan yang terbaik bagi pekerjaannya. Upaya apapun akan dilakukannya selama tujuannya untuk memperoleh hasil kerja yang baik. Hasil kerja yang baik adalah kepuasan bagi seorang pekerja yang bermotivasi tinggi.

Sebaliknya, seorang pekerja yang memiliki motivasi kerja yang rendah tidak menganggap bahwa pekerjaan adalah bagian dari hidup dan kesehariannya. Maka, dia hanya bekerja berdasarkan kewajiban semata. Orang yang bermotivasi kerja yang rendah tidak rela melakukan upaya lebih atau ekstra untuk melakukan pekerjaannya.

Motivasi Kerja

Motivasi kerja seorang pekerja terdiri atas tiga pertimbangan utama, yaitu kecocokan (match), imbalan (return), dan harapan (expectation). Kecocokan dapat dipenuhi apabila kebutuhan pekerja akan informasi dapat terpenuhi dan pekerja tersebut mendapatkan timbal balik (feedback) dari hasil kerjanya.

Imbalan dapat terpenuhi jika pekerja mendapatkan penghargaan sesuai dengan hasil pekerjaannya. Sedangkan harapan merupakan keinginan pekerja untuk memperoleh kemudahan dalam lingkungan tempat dia bekerja.

Seseorang dapat memiliki motivasi kerja yang naik dan turun. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti lingkungan pekerjaan, hubungan antar individu (rekan kerja), dan performa diri.

Untuk senantiasa mendapatkan motivasi kerja yang baik, maka sebaiknya jalin hubungan yang baik dan hangat sesama rekan kerja, baik bawahan atau atasan. Buat nyaman lingkungan tempat bekerja, seperti ruangan pribadi yang selalu bersih.

Selain itu, senantiasa tingkatkan performa diri, seperti bekerja tepat waktu, tidak menunda pekerjaan yang masih bisa diselesaikan, hingga me-manage stres akibat pekerjaan dengan baik. Dengan demikian, teori motivasi kerja dan prestasi kerja dengan mudah dapat diimplementasikan dalam pekerjaan.

Selanjutnya : Menstruasi Hari Minggu - Makna Menstruasi Menurut Hari
Sebelumnya: Menu Makan Sehat Selama 1 Bulan Berpuasa
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar