Teori Teori Pembentukan Bumi


Daratan tempat kita tinggal saat ini merupakan lapisan bumi yang padat dan tersusun dari tanah dan batuan. Bumi terbentuk melalui proses yang sangat panjang. Hingga muncul pemikiran pemikiran dari para ilmuwan untuk mencari tahu bagaimana bumi ini bisa terbentuk di alam jagad raya. Tak sedikit ilmuwan yang meneliti dan menyimpulkan peristiwa terbentuknya bumi, dengan teori teori pembentukan bumi dan hipotesa merekamulai dari :

1. Teori Apungan Benua

Teori ini menyatakan bahwa dulunya semua daratan di belahan bumi ini berbentuk dari satu benua yang belum terpecah pecah seperti saat ini, atau yang disebut Pangea.

2. Teori Kontraksi

Suatu proses kondisi bumi yang telah mengalami pendinginan dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga saat masa yang sangat panas bertemu dengan kondisi udara yang sangat dingin mengakibatkan bentuk dari bumi mengerut.

3. Teori Laurasia-Gondwana

Permukaan bumi ini tidak tetap kondisinya, hal ini disebabkan bumi selalu mengalami perubahan atau perkembangan, dan ini berlaku hingga saat ini. Perubahan ini bisa dilihat dari adanya pergeseran daratan atau benua.

4. Teori Lempeng Tektonik

Teori ini menatakan bahwa posisi kerak bumi dan lapisan litosfer berada di atas astenosfer dengan mengapung, yang akhirnya suatu anggapan bahwa adanya keterkaitan hubungan satu daerah akibat aliran konfeksi yang keluar di bagian tengah samudra.

Dari semua teori di atas yang paling bisa diterima oleh para ilmuwan yakni teori Lempeng Tektoniklah yang paling masuk akal, walaupun terkadang masih banyak perbedaan. Dari pengembangan teori Lempeng Tektonik dikatakan bahwa bumi terbentuk dari beberapa siklus.

Siklus pertama, terjadinya bumi masih berbentuk bola pijar. Siklus ke dua, bumi menjadi dingin secara berangsur-angsur membentuk litosfer ( kerak bumi ). Siklus ke tiga, pembentukan atmosfir bumi, dan siklus ke empat adalah bumi terbentuk secara sempurna.

Jadi bisa di tarik kesimpulan bahwa bumi terbentuk dari dari suatu gumpalan kabut raksasa yang meledak secara hebat, bagian dari ledakan ringan yang terlempar keluar saat gumpalan kabut raksasa meledak lalu mendingin, dan akhirnya memadat sehingga terbentuklah bumi.

Bumi terdiri dari lapisan lapisan yang sebagian besar terbentuk dari bebatuan dan mengalami pelapukan dalam jangka waktu yang cukup panjang maka terbentuklah tanah.

Selanjutnya : Jenis Sepatu Bola Adidas Sebelum Muncul Sepatu Bola Predator X
Sebelumnya: Akhlak yang Baik Terhadap Orangtua
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar