Teori Terbentuknya Bumi Teori Big Bang


Teori Terbentuknya Bumi Teori Big Bang

Teori terbentuknya bumi Teori Big Bang adalah teori yang paling banyak diyakini oleh para ilmuwan mengenai proses terbentuknya bumi.

Teori Big Bang atau dentuman besar menjelaskan peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta. Kajian kosmologi menjelaskan bahwa alam semesta awalnya dalam keadaan padat dan sangat panas pada 13,7 miliar tahun yang lalu dan terus mengembang hingga sekarang dengan galaksi-galaksi di dalamnya.

Asumsi dasar Teori Big Bag bergantung kepada Prinsip Kopernikus, Prinsip Kosmologi, Universalitas Hukum Fisika dan Empat Pilar Teori Ledakan Dahsyat yang menyatakan bahwa alam semesta bersifat isotropis dan homogen dalam skala besar.

Pencetus Teori Big Bang adalah Fred Hoyle yang memberikan sumbangsih kepada para Fisikawan untuk memahami nukleosintesis bintang yang terbuat dari unsur-unsur ringan secara nuklir dan merupakan lintasan pembentukan unsur-unsur berat. Ia pun mengumumkan hal ini melalui radio pada 1949. Sehingga pada 1964 kebanyakan ilmuwan mulai menerima Teori Ledakan Dahsyat ini.

Perkembangan teori terbentuknya bumi dimulai oleh Vesto Slipher yang merupakan orang pertama yang mengukur Efek Doppler pada Nebula Spiral pada 1912. seorang Matematikawan dan Kosmologis asal Rusia yang sama tentang persamaan relativitas Einstein menurunkan Persamaan Friedmann. Pada 1924, Edwin Hubble mengukur jarak antar galaksi dan menemukan korelasi antara jarak dan kecepatan resesi yang dikenal dengan Hukum Hubble dan Pengembangan Ruang.

Pada 1927 dan 1931, Georges Lemaitre menyatakan bahwa mengerutnya alam semesta pada satu titik atom purba dimana ruang dan waktu bermula kemudian berbalik mengembang yang dikenal sebagai Nukleosintesis Big Bang. Selama periode yang sangat panjang, daerah-daerah di alam semesta menarik materi gelap dingin, materi gelap panas, dan materi barionik di sekitarnya secara gravitasional sehingga membentuk bintang, galaksi, awan gas, dan berbagai objek astronomi lainnya.

Teori Big Bang ini saat ini masih menjadi teori yang terbaik dalam menjelaskan asal usul dan evolusi kosmos setelah penemuan dan konfirmasi radiasi latar belakang gelombang mikro kosmis pada 1964. Kosmologi ledakan dahsyat semakin berkembang pada 1990-an karena analisis data dari satelit COBE, Teknologi WMAP, dan Teleskop Luar Angkasa Hubble.

Demikian artikel mengenai teori terbentuknya bumi Teori Big Bang. Semoga bermanfaat untuk menambah khasanah pengetahuan Anda.

Selanjutnya : Membuat Nama Panggilan untuk Pacar Wanita
Sebelumnya: Sekilas Tentang Farah Quinn Trans TV
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar