Tokoh Ki Hajar Dewantara Dan Refleksi Pendidikan Saat Ini

Banyak hal yang dapat dipelajari dari seorang tokoh Ki Hajar Dewantara. Sosok inilah yang mengangkat tema pendidikan di masa penjajahan. Halinilah yang membuat dirinya menjadi salah satu pahlawan nasional.

Tokoh Pendidikan

Loading...

Ki Hajar Dewantara berasal dari kalangan bangsawan. Di masa penjajahan Belanda, tentu tak sulit bagi dirinya yang berasal dari kalangan masyarakat berada untuk menggapai pendidikan. Memang, pada saat itu pendidikan hanya diperuntukkan bagi kalangan yang mampu saja. Sedangkan bagi rakyat jelata, pendidikan seakan-akan hanya impian yang harus dibuang jauh dari angan-angan.
Melihat keadaan seperti ini, timbullah rasa simpati dan empati pada diri Ki Hajar Dewantara. Kemudian, ia mulai memperjuangkan hak memperoleh pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan demikian, pendidika dapat dirasakan seluruh lapisan tak hanya kalangan berada saja.

Dengan upayanya, Ki Hajar Dewantara berhasil mendirikan satu basis pendidikan bernama Taman Siswa. Berbagai pengalaman mengajar yang sudah didapatnya ia gunakan untuk mengajar di Taman Siswa. Semua itu demi baktinya untuk pendidikan anak negeri.

Dunia Pendidikan Indonesia Saat Ini

Tokoh Ki Hajar Dewantara menjadi panutan di dunia pendidikan karena semangatnya akan pemerataan pendidikan. Hal ini dilakukan agar pendidikan tidak menjadi barang yang mahal dan tak terjangkau oleh rakyat lapisan bawah.

Namun, bagaimana dengan potret dunia pendidikan Indonesia saat ini? Apakah sudah sejalan dengan cita-cita dan keinginan Ki Hajar Dewantara atau bahkan menunjukkan sisi yang bertolak belakang?

Tentu saja, jawaban akan hal ini dapat dilihat dari bagaimana biaya pendidikan yang hari ke hari semakin mahal. Agar dapat bersekolah, seorang anak harus mampu untuk membayar biaya sekian rupiah. Apalagi ketika akan memasuki sekolah menengah atas atau perguruan tinggi, biaya yang dikeluarkan pun semakin besar.

Sejatinya, pemerintah sudah menetapkan peraturan bahwa anggaran untuk pendidikan adalah 20 persen dari total anggaran negara. Namun, hal ini hanya sebagai sebuah teori yang tak pernah dijalankan. Bahkan dengan berbagai kebijakan yang lain, pemerintah tampak berusaha untuk angkat tangan dari tanggung jawab mengurus pendidikan rakyatnya.

Inilah sisi dunia pendidikan yang seakan kontras dengan apa yang telah diperjuangkan oleh tokoh Ki Hajar Dewantara.

Loading...
Selanjutnya : Mengenal Antibiotik Alami - Bahan Antibiotik dari Toga
Sebelumnya: Apa Saja Pelaku Ekonomi dan Perannya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar