Muhammad Abduh, Tokoh Modernisasi Islam

Muhammad Abduh, Tokoh Modernisasi Islam

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang seorang tokoh Islam, Muhammad Abduh. Beliau adalah tokoh yang menyerukan tentang modernisasi Islam.

Loading...

Muhammad Abduh lahir di Mahallah Nasr, Gharbiyah pada tahun 1849 Masehi betepatan dengan tahun 1265 Hijriyah. Beliau adalah putra dari Abduh bin Hasan Chairullah, seorang keturunan Turki, dan ibunya Yatimah binti Utsman al Kabir yang masih keturunan Umar Bin Khatab.

Pada saat beliau berusia 10 tahun ia dikirim untuk belajar Al-Qur’an di Masjid Ahmadi kota Thanta. Beliau juga pernah menuntut ilmu di universitas Al-Azhar Kairo dan mendalami ilmu filsafat dan logika.

Salah seorang gurunya adalah Jamaluddin al-Afghani yang juga salah seorang filsuf dan pembaru Islam Pan Islamisme.

Muhammad Abduh pernah diasingkan selama enam tahun dari Mesir pada tahun 1882. Beliau diasingkan karena terlibat dalam pemberontakan Urabi. Pada pengasingannya di Lebanon Abduh sempat giat mengembangkan sistem Pendidikan Islam.

Kemudian beliau pindah ke Paris pada tahun1884 dan menerbitkan jurnal Islam yang berjudul The Firmest Bond bersama al Afghani.

Beliau kembali ke Mesir dan diangkat menjadi hakim pada tahun 1888. Kemudian pada tahun 1890 beliau diangkat menjadi penasehat hukum di mahkamah agung. Diantara pemikiran pendidikan Muhammad Abduh antara lain:

1.    Tujuan Pendidikan

Muhammad Abduh membagi jenjang pendidikan menjadi tiga tingkatan yaitu tingkat dasar, tingkat menengah, dan tingkat tinggi. Mubtadiin, Tabaqat al wusta, tabaqat al ulya’.

Tujuan pendidikan yang dirumuskan adalah pendidikan agama yang berorientasi pada pencapaian kebahagiaan akhirat melalui pendidikan jiwa dan mencapai kebahagiaan di dunia melalui pendidikan akal.  Yang diutamakan disini adalah pendidikan akal khususnya untuk para peserta didik.

2.    Kurikulum Pendidikan

Muhammad Abduh menyusun kurikulum sesuai tingkat pendidikan dan bidang yang mereka minati. Dalam penyusunannya Muhammad Abduh selalu menyesuaikan dengan tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya yang berfokus pada pengembangan akal pemikiran.

3.    Metode Pendidikan

Ada dua aspek yang banyak dibahas oleh Muhammad Abduh yaitu metodologi dalam bentuk Mikro dan makro. Dalam bentuk makro yaitu suatu kesatuan organisasi yang dinamis, keadaan saling mempengaruhi antara yang satu dengan yang lain.

Sedangkan metodologi mikro yaitu metode mengajar yang sangat terikat dengan tujuan pendidikan.

Demikian ulasan tentang Muhammad Abduh seorang tokoh modrnisasi Islam, semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Riasan Baju Pengantin Jawa Berhijab
Sebelumnya: Penjelasan Mengenai Cara Kerja CPU dan Komponennya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar